Kepergok Curi Kreta, Ridwan Mantan Anggota GAM Babak Belur Dihakimi Massa

MEDAN | DikoNews7 -

Akibat ketahuan mencuri kreta milik Sulaiman Ginting (54), seorang pria asal Aceh dihakimi massa di Dusun IV Desa Percut Kecamatan Percut Sei Tuan, Minggu (25/3/2018) malam.

Pelaku diketahui bernama, Riduwan Abdullah (42) warga Jalan Pucuk Alu II, Simpang Ulim, Aceh diserahkan warga ke Petugas Polsek Percut Sei Tuan berikut barang buktinya untuk dilakukan proses pemeriksaan selanjutnya.

Keterangan yang didapat dikepolisian, Senin (26/3/2018) sore, mengungkapkan, sebelum pencurian itu terjadi, sekira jam 18.30 wib, korban memarkirkan kreta Honda Vario berwarna Putih lis Biru BK 6323 AFQ miliknya didepan teras rumah dalam posisi stang terkunci. Lalu korban masuk ke dalam rumahnya.

Tak lama kemudian, korban mendapat kabar dari anaknya bernama, Fendi yang mengatakan kalau kreta mereka telah hilang. Mendapat kabar tersebut, korban langsung bergegas keluar rumah dan melihat kreta sudah tidak ada lagi.

Selanjutnya, korban melakukan pencarian diseputaran lokasi rumahnya. Dan saat melakukan pencarian sekira jam 19.00 wib, korban mendapat kabar dari tetangganya bernama, Lisa yang mengatakan kalau ia melihat seorang laki-laki yang duduk diatas kreta korban sambil mengotak atik kunci stang dan mendorongnya ke dalam sebuah mesjid.

Lalu dengan bergegasnya, korban langsung mendatangi mesjid yang dimaksud yang lokasinya tidak jahu dari rumah korban. Setibanya dilokasi, korban melihat kretanya beserta pelaku. 

Saat itu juga korban langsung mengejarnya sambil berteriak maling. Sehingga warga sekitar yang mendengar teriakan korban tersebut langsung berdatangan ke lokasi dan berhasil menangkap pelakunya.

Tak sampai disitu saja, warga yang geram langsung menghakimi pelaku. Beruntung nyawa sipelaku dapat diselamatkan, setelah Petugas Polsek Percut Sei Tuan yang mendapat informasi tiba dilokasi kejadian tersebut. 

Selanjutnya, pelaku berikut barang bukti diboyong ke Mako Polsek Percut Seituan guna menjalani pemeriksaan selanjutnya. Dikantor polisi, kepada petugas pelaku mengakui atas perbuatannya.

"Saya mengaku salah pak. Saya mencuri kreta itu bersama dua orang temanku. Tapi disaat aku mengambil kreta korban, dua temanku tidak tahu dimana keberadaannya," ujarnya sambil mengaku kalau dirinya merupakan mantan anggota GAM yang hendak mencari kerja di Medan.

Reporter : Romi
Editor : Sapta
Share on Google Plus
    Blogger Comment
    Facebook Comment

0 komentar:

Post a Comment