Beredar Foto Anak Pemilik Bom Pasuruan di Medsos, Polisi: Akan Kita Usut

SURABAYA | DikoNews7 -

Foto diduga anak pemilik bom Pasuruan yang meledak beberapa waktu lalu mendadak beredar di media sosial. Polisi pun berniat memburu si pemilik akun yang menyebarkan foto tersebut.

Kabid Humas Polda Jatim Kombes Pol Frans Barung Mangera mengatakan, penyebaran foto tersebut melanggar beberapa Undang-undang.

"Anak ini dilindungi berbagai aturan hukum yang menyangkut tentang privasi anak-anak untuk dilakukan eksploitasi, baik di media sosial maupun media mainstream," ujar Barung di Mapolda Jatim Jalan Ahmad Yani Surabaya, Kamis (12/7/2018).

Aturan yang dimaksud di antaranya aturan dari Komisi Penyiaran Indonesia, Undang Perlindungan Anak hingga UU ITE.

"Komisi Penyiaran Indonesia, Undang-undang Perlindungan Anak dan UU ITE juga melindungi itu. Anak ini jangan dieksploitasi untuk kepentingan tertentu. Kami sangat menyayangkan saat teruploadnya dan terbaginya gambar yang menayangkan anak korban Pasuruan," tambah Barung.
 
Di foto itu terlihat seorang balita laki-laki tengah dipeluk seorang perawat. Dari foto itu terlihat luka bakar yang dialami si anak.

"Polda Jatim akan melaporkan hal ini ke Ditreskrimsus. Kita melakukan pengusutan secara tuntas," kata Barung.

Dalam peraturannya, KPI dengan tegas melarang untuk mengekploitasi wajah anak-anak. Tak peduli jika yang bersangkutan merupakan anak dari pelaku kejahatan atau pelaku teroris.

"UU perlindungan anak yang tidak boleh mengeksploitasi anak dengan menampilkan wajah yang demikian. KPI sudah melarang menunjukkan gambar anak, apalagi wajah korban yang demikian (terluka, red)," tutupnya. 


Editor    : Sapta
Sumber  : Detikcom
Share on Google Plus
    Blogger Comment
    Facebook Comment

0 komentar:

Post a Comment