Basarnas Temukan Potongan Tubuh Korban Mutilasi

KUTACANE | DikoNews7 -

Basarnas Pos Kutacane, Kabupaten Aceh Tenggara, menyebutkan, warga di Desa Lawe Sarap kembali menemukan potongan tubuh korban mutilasi bernama Saparudin (44), di Sungai Alas.

"Kemarin (Selasa) sekitar pukul 17.00 WIB, kita dapat informasi bahwa bahwa mereka melihat bagian kaki kiri, dan tangan kiri korban," terang Koordinator Pos SAR Kutacane, Risky Hidayat di Kutacane, Rabu (1/3/2017).

Menurutnya, kedua bagian tubuh korban mutilasi tersebut, terlihat mengapung di batu kerikil pada bagian tepi aliran Sungai Alas atau tepatnya di Lawe Sarap, Kecamatan Lawe Alas.

Tim Basarnas kemudian bergerak menuju lokasi, dan memberi informasi ke Polres Aceh Tenggara supaya kepolisian setempat juga berada dilokasi penemuan. Sebelumnya pada hari yang sama pukul 13.20 WIB, warga telah memberi informasi karena mereka melihat potongan berupa panggul hingga paha dibuang ke sungai.

Potongan bagian dari tubuh korban mutilasi ini ditemukan pada pinggir Sungai Alas atau tepatnya berada di Desa Bambel, Kecamatan Bambel.

"Sudah kita tangani bersama, termasuk warga. Kini bagian tubuh korban mutilasi, sudah di bawa ke RSU Sahuddin, Kutacane," ucap Risky.

Awal pekan ini korban atas nama Saparudin (44), warga Desa Kuta Tinggi, Kecamatan Badar ditemukan dalam kondisi fisik tidak yang utuh karena terjadi tindakan mutilasi.

Pada bagian tangan, dan kaki terputus menjadi beberapa bagian. Kuat dugaan, bagian tubuh yang terputus tersebut di buang untuk dihanyutkan ke Sungai Alas.

Sebelumnya dilaporkan kepala Desa Kuta Tinggi, Senin, 27 Februari 2017 pukul 10.30 WIB, bahwa korban pada Sabtu pukul 04.30 WIB berpamitan dengan istri untuk pergi ke sawah dan tidak kembali lagi ke rumah.

Basarnas setempat memberangkatkan satu tim, dan terdiri tujuh orang demi membantu pencarian korban. Mereka menerima informasi bahwa terdapat warga yang melihat sesosok mayat di Sungai Alas dalam kondisi telah termutilasi.

Lalu tim memastikan bahwa mayat ditemukan warga tepatnya di pinggir Sungai Alas, Desa Perapat Tinggi, Kecamatan Lawe Alas adalah korban yang dicari.

Sementara, Kapolres Aceh Tenggara, AKBP Edi Bastari mengatakan, pihaknya belum mengetahui motif pembunuhan terhadap korban. Kini polisi sedang memeriksa beberapa orang saksi.

"Dimulai dari keluarga, dan tetangga korban. Untuk personel, telah kita perintahkan cari potongan tangan dan kaki korban," kata Edi. (OKZ)

Share on Google Plus
    DikoNews7 Comment
    Facebook Comment

0 komentar:

Post a Comment