Bawaslu Sumut Proses Kasus Bagikan Beras Pasangan Djoss

MEDAN | DikoNews7 -

Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Sumatera Utara (Sumut) mengakui Panitia Pengawas Pemilihan (Panwaslih) Kota Medan sedang memproses adanya bagi-bagi beras dari pasangan calon (paslon) Gubernur dan Wakil Gubernur Sumut, Djarot-Sihar (DJOSS) kepada masyarakat Kota Medan.

"Karena itu di Kota Medan, kita kan koordinator pengawasan aja ini sekarang. Tapi ini, katanya, masih diproses," kata Komisioner Bawaslu Sumut, Aulia Andri yang dilansir dari SINDOnews, Rabu (28/3/2018).

Dia mengakui menerima informasi itu namun sedang diproses Panwaslih Medan. "Informasinya sudah banyak yang didapatkan. Soalnya ternyata beras itu satu kantong itu 2 kilogram, kemudian yang lain-lain sedang diproses teman-teman pengawas pemilu di Kota Medan," ungkap Koordinator Divisi Pencegahan dan Hubungan Antar Lembaga Bawaslu Sumut ini.

Soal ancaman sanksinya, Aulia mengaku, akan merujuk kepada undang-undang ancamannya yang mana akan dikenakan. "Kan belum tahu juga mau yang dikenakan yang mana?," akunya lagi.

Dia pun mengakui, pembagian beras DJOSS ini merupakan laporan masyarakat dan beredar dari medsos, kemudian ditelusuri Panwas dan diproses sekarang.

"Sanksinya gimana, orang masih diproses kok bilang sanksinya. Belum ada lah. Gak boleh mengira-ngira, nanti salah lagi kita. Kalau terbukti, ada pidana, akan dipidana. Kalau pelanggaran administrasi, akan diproses administrasi," jelasnya.

Disinggung soal sanksi putus di tengah jalan pencalonan Djoss akibat hal ini, Aulia mengaku akan melihat apa hasil pemeriksaannya. "Kan gak boleh ngancam-ngancam. Belum tahulah, lagi proses," pungkasnya.

Share on Google Plus
    DikoNews7 Comment
    Facebook Comment

0 komentar:

Post a Comment