Ditangkap Aparat Malaysia, 28 Atlet Voli Nunukan Dipulangkan Lewat Pelabuhan Tunontaka

NUNUKAN | DikoNews7 -

Sebanyak 28 atlet bola voli dari Kabupaten Nunukan, Kalimantan Utara, dipulangkan Pemerintah Malaysia melalui Pelabuhan Tunontaka, Selasa (27/3/2018). 

Mereka dipulangkan setelah menjalani sidang mahkamah di Negara Bagan Sabah, Malaysia, dan dinyatakan bersalah karena masuk tanpa dokumen paspor. Ke-28 atlet tersebut tiba di Pelabuhan Tunontaka, Nunukan, sekitar pukul 17.00 Wita. 

“Mereka awalnya diperlakukan penahanan sementara 14 hari. Dalam proses penyelidikan tidak ditemukan hal-hal yang memberatkan. Mereka hanya pelanggaran keimigrasian,” ujar LO Polisi Konsulat RI di Tawau, Malaysia, Ahmad Fadilan, yang mendampingi para WNI yang dilansir dari kompas.com.

 Ke-28 atlet bola voli dan sepak bola dari Kabupaten Nunukan tersebut dipulangkan dengan menggunakan Surat Perjalanan Laksana Paspor (SPLP).

Bahkan dengan fotokopi SPLP tersebut, para atlet yang ditahan oleh Pemerintah Malaysia selama hampir dua minggu itu bisa mengurus paspor. 

”Mereka tidak di-blacklist. Kepada mereka masing masing, kami berikan copy SPLP untuk mereka mempermudah kalau setelah ini mereka ingin membuat paspor,” imbuh Ahmad. 

Sebelumnya diberitakan, 28 WNI ditahan oleh Agensi Penguatkuasa Maritim Malaysia (APMM) karena memasuki wilayah Tawau, Sabah, Malaysia, tanpa memiliki dokumen perjalanan dan melalui jalur tidak resmi pada Kamis (15/3/2018). 

Ke-28 atlet asal Nunukan tersebut masuk ke Sabah untuk menghadiri undangan pertandingan persahabatan antarklub bola voli dan sepak bola di Malaysia.
Share on Google Plus
    DikoNews7 Comment
    Facebook Comment

0 komentar:

Post a Comment