Lempar Kios Ponsel dengan Bom Molotov, Seorang Pria Ditangkap

PEKANBARU | DikoNews7 -

Pelaku teror bom molotov sebuah kios Ponsel 777 di Jalan Durian Kecamatan Sukajadi, Kota Pekanbaru, Riau ditangkap Tim Opsnal Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polresta Pekanbaru, Jumat (30/3/2018). 

"Tersangka laki-laki berinisial AS, ditangkap di sebuah usaha advertising di Jalan Melati Pekanbaru," kata Kapolresta Pekanbaru Kombes (Pol) Susanto, Jumat yang dilansir dari kompas.com. 

Berdasarkan keterangan polisi, pelaku melempar bom molotov pada 777 ponsel karena sakit hati dan dendam terhadap pemiliknya, Hamano Wondahi. 

"Pengakuannya (AS) memiliki dendam pribadi terhadap korban. Tersangka merasa korban selalu mengganggu di lingkungan tempat tinggal tersangka," kata Santo.

Dia menyebautkan, pengungkapan kasus bom molotov ini dilakukan selama tiga hari. Dari tangan pelaku, polisi menyita barang bukti berupa sisa bensin dalam botol sprite, satu buah helm warna hijau, satu helai jaket hitam silver, tas laptop, sendal dan sepeda motor milik pelaku. 

Ketika dilakukan interogasi, lanjut Santo, tersangka AS mengaku melempar bom molotov ke kios ponsel milik Hamano. 

"Tersangka melempar bom molotov dari atas sepeda motor. Setelah itu langsung kabur," ujar Santo. 

Dia menambahkan, sejauh ini petugas masih mendalami motif tersangka melakukan aksi teror bom molotov tersebut. 

Sebelumnya, aksi teror bom molotov terjadi pada 777 Ponsel di Jalan Durian, Pekanbaru, Selasa (27/3/2018) malam. 

Pada saat petugas melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP), ditemukan serpihan kaca botol bom molotov. 

Akibat kejadian tersebut, dinding bagian dalam 777 Ponsel hangus terbakar. Bahkan korban, Hamano Wondahi, mengalami luka bakar akibat terkena percikan api di bagian punggung.
Share on Google Plus
    DikoNews7 Comment
    Facebook Comment

0 komentar:

Post a Comment