Dipicu Petasan, Tiga Warga Terlibat Duel Berdarah

SITUBONDO | DikoNews7 -

Dipicu masalah petasan, tiga warga Situbondo terlibat duel berdarah. Akibatnya, dua orang yang masih bersaudara ipar terpaksa dibawa ke rumah sakit. Mereka sama-sama terkena sabetan pisau tetangganya, Saiful Mahmud (49), warga Kelurahan Dawuhan Kecamatan Situbondo.

Kondisi terparah dialami Yogi Hermawan (27), yang mengalami luka sabetan pisau di bagian bawah ketiak dan leher. Bahkan bagian kepalanya juga luka diduga terjatuh saat kehabisan darah. Sementara kakak iparnya, Bustomi Arif (43), menderita luka sabetan pisau di bagian pergelangan tangan karena berusaha menangkis.

Kedua korban kini menjalani perawatan intensif di RS Elizabeth Situbondo. Tak lama setelah dua korban dilarikan ke rumah sakit, Saiful Mahmud juga langsung diamankan polisi ke Mapolres Situbondo. Barang bukti pisau yang digunakan melukai kedua korban juga ikut diamankan.

"Pelaku sudah kita amankan. Kemungkinannya nanti memang ditahan, tapi sekarang surat penahanan belum dikeluarkan karena masih akan melakukan gelar perkara. Sekarang kan masih belum 1 x 24 jam," kata Kasubbag Humas Polres Situbondo, Iptu H Nanang Priyambodo, Senin (7/5/2018).

Keterangan yang diperoleh detikcom menyebutkan, ketegangan tiga pria yang masih bartetangga itu berawal sejak Sabtu (5/5) malam. Saat itu, keponakan Mahmud bermain petasan tak jauh dari rumah Bustomi. Dirasa mengganggu, si bocah itu pun ditegur dan dimarahi oleh si Bustomi. Karena dimarahi, keponakan pelaku konon sampai menangis.

Sikap korban ini yang memantik reaksi dari si pelaku. Usai menghadiri undangan di tetangga pada Minggu (6/5) pagi, pelaku melabrak rumah si Bustomi. Saat itu pelaku sempat dijumpai dan marah-marah kepada Hj Indriya Isnaini, yang tak lain mertua Bustomi. Sejurus kemudian pelaku pulang ke rumahnya untuk mengambil pisau.

Saat kembali melabrak, pagar rumah Bustomi dalam keadaan tertutup. Sambil terus memanggil Bustomi, pelaku bahkan nekat memanjat dan melompat pagar, hingga bagian lutut atasnya terluka terkena besi pagar.

Mendengar ada kegaduhan di teras rumah kakak iparnya, Yogi yang rumahnya tak jauh bergagas datang. Dia bermaksud melindungi Hj Indriya yang juga mertuanya. Namun, langsung disambut dengan sabetan dan hunjaman pisau oleh pelaku hingga menderita sejumlah luka parah.

Tahu begitu, Bustomi pun keluar rumah dan berusaha menolong Yogi. Namun, Mahmud yang kalap tetap menyerangnya, hingga pergelangan tangannya terluka akibat menangkis. Duel ini berhenti, setelah warga berdatangan melerai. Yogi dan Bustomi langsung dilarikan ke rumah sakit.

"Motifnya pelaku tidak terima keponakannya dimarahi korban karena bermain petasan. Tapi masih terus didalami. Kita juga masih akan memintai keterangan dari dua saksi korban," tegas Iptu Nanang. 


Reporter : DN7
Editor     : Sapta
Sumber   : Detikcom
Share on Google Plus
    DikoNews7 Comment
    Facebook Comment

0 komentar:

Post a Comment