RM Dapur Saji Ludes "Dimakan" Api

PATUMBAK | DikoNews7 -

Rumah makan (RM) Dapur Saji Barokah yang beralamat di Jalan Pertahanan Ujung, Dusun IV, Desa Patumbak I, Kecamatan Patumbak, Kabupaten Deliserdang, ludes dimakan api, Jumat (13/7/2018) sekira pukul 05.00 WIB.

Informasi diperoleh di Mapolsek Patumbak menyebutkan, asal api yang menghanguskan RM milik pensiunan Polri bernama S Sembiring ini diduga dari hubungan arus pendek listrik (korslet). Api yang berasal dari kamar belakang rumah makan tersebut kemudian menyambar seluruh bangunan RM tersebut.

Peristiwa kebakaran itu pertama kali diketahui seorang karyawan rumah makan bernama Fauzi yang terbangun dari tidurnya karena banyaknya asap yang masuk kamarnya. Kemudian, ia bangun dan bergegas mencari asal datangnya asap. Begitu sampai, Fauzi kaget melihat api sudah membakar kamar belakang.

Mengetahui api sudah membesar, ia pun membangunkan dua karyawan lain yang masih tertidur di kamar yakni Indah (17) dan Ita (22). Lalu, ketiganya langsung berlari keluar kamar sambil berteriak kebakaran.

Warga sekitar yang mendengar teriakan ketiganya kemudian berdatangan dan berusaha memadamkan api dengan air dan alat seadanya. Api bukannya padam, malah semakin membesar. Melihat api semakin warga pun menghubungi Polsek Patumbak untuk mendatangkan mobil pemadam kebakaran. Tak berapa lama, api pun berhasil dipadamkan.

Namun, sejumlah barang berharga di rumah makan tersebut tak bisa diselamatkan dan ludes terbakar seperti mesin cuci, dua TiVi, AC, Honda Supra Fit, genset, sound system dan tiga lemari es. Akibat peristiwa itu, pemilik RM Dapur Saji Barokah mengalami kerugian yang ditaksir senilai Rp350 juta.

Terpisah, Kapolsek Patumbak, Kompol Dedi Zunaidi Harahap didampingi Kanit Reskrim Iptu Ainul Yaqin, membenarkan kejadian kebakaran  tersebut. "Benar, penyebab kebakaran tersebut hingga kini masih kita selidiki. Namun berdasarkan informasi di lapangan diduga api berasal dari korslet listrik," tandas Kompol Deddi Harahap. 
 
 
Reporter   : Dedi
Editor       : Sapta
Share on Google Plus
    DikoNews7 Comment
    Facebook Comment

0 komentar:

Post a Comment