Terdakwa Kasus Narkoba Lompat dari Lantai 3 Rutan Tanjung Gusta

MEDAN | DikoNews7 -

Warga binaan Rutan Klas I Tanjunggusta, Yanto (39) ditemukan tak bernyawa sabtu (7/7/18). Dia meninggal usai bunuh diri dengan menjatuhkan diri dari tingkat tiga kamar narapidana. Sontak peristiwa yang terjadi sekitar pukul 18.00 WIB mendapat perhatian warga binaan.

Ditemukan tak bernyawa terdakwa kasus narkoba tersebut langsung dibawa ke RSU Bandung Jalan Mistar, Medan Petisah, Medan. Jasad Yanto langsung diautopsi untuk diketahui alasan penyebab kematiannya.

"Ya malam itu langsung kita autopsi memang murni akibat hantaman karena jatuh sehingga nyawanya tak tertolong. Ia merupakan terdakwa kasus narkoba di Belawan ujar Kanit Reskrim Polsek Helvetia Iptu Rian melalui seluler.

Senada dengan Kanit Reskrim Polsek Helvetia, Maju Amintas Siburian selaku Ka Rutan Klas I A Medan saat dikonfirmasi membenarkan warga binaannya tewas bunuh diri. Ia mengatakan Yanto alias Anto tewas sore itu dan jenazah telah diterima keluarga

"Iya benar warga kita bunuh diri, dan langsung kita bawa ke RS Bandung untuk diautopsi. Autopsinya pun murni akibat bunuh diri. Langsung kita kabarkan keluarganya, pihak pengadilan dan kejaksaan," ujarnya.

Berkas kematian Yanto telah dikirimkan oleh Rutan untuk diketahui pihak pengadilan dan kejaksaan yang belum tuntas. Maju Amintas menambahkan bahwa Yanto telah masuk ke Rutan sejak November 2017. Saat ini Yanto masih dalam masa sidang. "Masuk ke Rutan November 2017 dan sudah lima kali sidang pun ia masih belum selesai diadili," ujarnya.
Diketahui Yanto merupakan terdakwa kasus kepemilikan dan kurir Narkoba. Yanto didakwa dengan pasal 112 UU Nomor 35 Tahun 2009 tentang kepemilikan dan pasal 114 UU tentang calo atau perantara Narkoba. Hingga berita diturunkan Polisi dan Rutan Tanjunggusta masih selidiki alasan Yanto lompat bunuh diri.


Editor    : Sapta

sumber   : TribunMedan
Share on Google Plus
    DikoNews7 Comment
    Facebook Comment

0 komentar:

Post a Comment