Satres Narkoba Polrestabes Medan Ringkus Bandar Narkoba Antar Provinsi

MEDAN | DikoNews7 -

Petugas Satuan Reserse Narkoba Polrestabes Medan berhasil menggagalkan peredaran narkoba saat akan dibawa terbang di bandara Kuala Namu (KNIA), Kabupaten Deli Serdang, pada Selasa (31/7/2018) sekira jam 23.10 wib.

Dari penyergapan itu, polisi meringkus 2 orang tersangka dan barang buktinya 4 kg sabu yang dikemas dalam plastik jajanan kacang merek "Garuda".

Kedua tersangka yang diamankan diketahui bernama, Lukman (32) warga Jalan AB Lambogo I STP I No.04 RT/RW 003/001 Kelurahan Sapa Baraya Selatan, Kecamatan Makasar, Kota Makasar, Provinsi Sulawesi Selatan dan seorang wanita bernama, Eka Wirawati (35) warga Jalan Jenderal Sudirman RT/RW 002/001, Desa Takkalaa, Kecamatan Wara Selatan, Kota Palopo, Provinsi Sulawesi Selatan.

Kasat Reserse Narkoba Polrestabes Medan, AKBP Raphael Sandhy Cahya Priambodo dalam siaran persnya kepada wartawan, Rabu (1/8/2018) menerangkan, kedua tersangka diamankan petugas di Drop Zone, terminal keberangkatan Bandara KNO. Saat itu, keduanya berencana terbang ke Sulawesi.

Petugas Satuan Reserse Narkoba Polrestabes Medan yang mengetahui informasi tersebut, langsung mencegatnya. 7 orang personil yang dipimpin Kanit Idik II Satuan Narkoba Polresta Medan, AKP Paul Edison Simamora, langsung mengamankan kedua tersangka di areal Dropzone Terminal Keberangkatan Bandara Kualanamu.

Saat ditangkap dan akan digeledah, kedua tersangka mengelak dan menolak barang bawannya tersebut diperiksa oleh Personil Satuan Reserse Narkoba Polresta Medan. 
Kemudian, Personil Satuan Reserse Narkoba Polresta Medan meminta bantuan dari Avsec Bandara dan Personil Polri Pam Bandara Kualanamu untuk memeriksa isi tas atau barang bawan kedua tersangka dengan menggunakan X-Ray milik PT. AP II Cab. Kualanamu yang berada di SCP Main Gate Atas.

"Setelah dilakukan pemeriksaan X-Ray terhadap barang-barang milik pelaku, Petugas Avsec yang mengoperasikan mesin X-Ray menyatakan diduga kuat ada 4 bungkusan di dalam tas milik pelaku adalah narkotika," ungkapnya.

Selanjutnya, dilakukan pemeriksaan terhadap tas dan barang bawaan milik kedua tersangka yang ternyata terdapat 4 bungkus plastik kacang merek "Garuda" bersisikan narkotika jenis sabu. 

Selanjutnya, kedua tersangka diamankan sementara ke Posko Penerbangan Avsec Bandara Kualanamu, hingga Rabu (1/8/2018) sekira jam 01.00 dini hari, lalu  keduanya berikut barang buktinya diboyongbke Satuan Reserse Narkoba Polrestabes Medan.

Menurut keterangan polisi, pihaknya telah membuntuti kedua tersangka sejak keduanya menginap di Hotel Nusa Inn di Jl.AR Hakim/Aksar Medan. "Kemudian kita bergerak ke Bandara Kualanamu dan mengamankan kedua pelaku bersama barang buktinya," kata, AKP Paul Edison Simamora.

Sebelum ditangkap, kedua tersangka telah membeli tiket tujuan KNO tujuan Cengkareng - Ujung Pandang dengan menggunakan maskapai Citilink QG-921.

Kepada petugas, kedua tersangka mengaku mendapat barang haram itu dari LP Tanjung Gusta Medan guna diedarkan di kawasan Makasar, Sulawesi Selatan.

"Rencananya, barang terlarang itu mau diedarkan dikawasan Makasar Sulawesi Selatan, namun di Bandara Kualanamu keburu ditangkap polisi," aku kedua tersangka tersebut. 

Saat ini pihak Satuan Narkoba Polrestabes Medan masih melakukan pengembangan guna menelusuri jaringan lainnya termaksud jaringan yang diakui kedua tersangka terkait sabu yang diperolehnya dari LP Tanjung Gusta. 
Reporter : Romi
Editor : Sapta

Share on Google Plus
    DikoNews7 Comment
    Facebook Comment

0 komentar:

Post a Comment