Diklat Penyusunan standar operasional prosedur (SOP) Tahun 2018 Di Deli Serdang di Tutup

LUBUK PAKAM | DikoNews7 -

Diklat Penyusunan Standar Prosedur (SOP) dilingkungan Pemerintah Kabupaten Deli Serdang Tahun 2018 ditutup secara resmi oleh Bupati Deli Serdang diwakili Asisten III. H Jentralin Purba , SH. MH di Gedung Serba Guna Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Kabupaten Deli Serdang ,Selasa (16/10) Lubuk Pakam.

Penutupan diklat ini diawali dengan laporan Kepala Bidang Pengembangan Kompetensi Badan Kepegawaian Daerah Kab. Deli Serdang Sunardi, S.Sos ditandai pelepasan tanda peserta diklat kepada perwakilan peserta , diikuti 40 orang selama 12 hari atau 110 jam pelajaran.

Kabid Pengembangan Kompetensi Badan Kepegawaian Daerah Sunardi S.Sos juga menyebutkan penilaian selama diklat berlangsung dilakukan penilaian Angket oleh sesama peserta yaitu peserta yang paling disiplin Azan Silangit, S.Sos (Kasubbag Trantibum Linmas pada bagian pemberdayaan masyarakat dan trantibum Linmas Sekretaris daerah) peserta yang menunjukan kerja sama dalam menyelesaikan tugas-tugas yaitu Salamah (Kasubbag umum dan kepegawaian Pada kantor Camat Deli Tua), peserta yang paling menunjukan prakasa yang membangun yaitu, Nurainun, S.Sos (Kasubbag Umum Pada Dinas pemberdayaan masyarakat dan desa) peserta yang paling menonjol perilaku kepemimipinannya Budi Prayitno, SE (Kasubbag Tata usaha pada Dinas Koperasi, Usaha Kecil dan menegah).

Dari hasil proses belajar mengajar dan (post test terdapat 4 (empat) oarang yang mendapatkan nilai tertinngi dari hasi penilaian para narasumber dan panitia penyelenggara yaitu Rosmawati Siregar (Kasubbag umum pada Dinas kepemudaan, olahraga, kebudayaan dan parawista) menyusul , Suriyani,S.Sos (Kasubbag umum, Kepegawaian, Keuangan dan Kerjasama pada Sekretariat KORPRI) .Ponidi (Kasubbag Umum pada Dinas Perumahan dan kawasan permukiman) dan Nikmatul Husna, S.P (Kasubbag Kepegawaian dan tata usaha pada Sekretariat Dewan Perwakilan Rakyat Daerah).

Ada pun tujuan dari diklat pengawas SD yaitu meningkatkan kemampuan, keahlian, ketrampilan dan sikap untuk melaksanakan tugas jabatan secara profesional dan dilandasi kepribadian dan etika PNS sesuai dengan kebutuhan instansinya, menciptakan aparatur yang mampu berperan sebagai pembaharu, perekat persatuan dan kesatuan bangsa serta menciptakan kesamaan visi dan dinamika pola pikir dalam melaksanakan tugas pemerintahan umum dan pembangunan demi terwujudnya kepemerintahan yang baik.

Sambutan tertulis Bupati yang disampaikan Asisten III mengatakan bahwa salah satu aspek penting dalam mewujudkan Birokrasi yang profesional, efektif dan efesien adalah dengan adanya penerapan standar operasional prosedur (SOP) merupakan salah satu hal terpenting, yakni sebagai standarisasi yang dilakukan didalam menyelesaikan suatu pekerjaan,sehingga dapat menjamin konsistensi pelayanan, baik dari sisi mutu, waktu, dan prosedur.sebagai wujud dari komitmen dalam penyelenggaraan pelayanan prima kepada masyarakat, maka penyusunan SOP ini, sangatlah penting dimana dokumen SOP ini disusun berdasarkan layanan yang diberikan dengan disertai perbaikan layanan.yang pada akhirnya dapat meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat serta dapat mewujudkan Birokrasi yang profesional, efektif serta efisien. Untuk itu, setelah mengikuti lebih kurang dua minggu pelaksanaan diklat ini, diharapkan dapat meningkatkan wawasan serta pengetahuannya untuk menjadi bekal nantinya dalam melaksankan tugas dan tanggung jawab di lingkukangan kerja kita masing-masing. Akan tetapi “lanjutnya:” dalam pendidikan juga menanamkan tata nilai yang serba luhur atau akhlak mulia, norma-norma, cita-cita, tingkah laku dan aspirasi, yang selalu berkaitan langsung maupun tidak langsung, dengan kepentingan pembangunan bangsa khususnya pembangunan Sumber Daya Manusia (SDM).
 
 
Reporter : DN7
Editor       : sapta
Share on Google Plus
    DikoNews7 Comment
    Facebook Comment

0 komentar:

Post a Comment