JPU Tolak Nota Pledoi Dua Terdakwa Penganiaya

MEDAN | DikoNews7 -

Jaksa Penuntut Umum (JPU) Chandra Naibaho menolak seluruh isi nota pembelaan (pledoi) dua terdakwa Anita Triana Spd salahsatu guru bahasa Inggris di SMAN 2 Binjai bersama suaminya Habibulloh S Harahap alias Habib, saat dipersidangan yang digelar diruang Cakra III Pengadilan Negeri Medan, Kamis (11/10/2018).

"Menolak nota pembelaan yang diajukan penasehat hukum kedua terdakwa seluruhnya," tegas JPU Chandra Naibaho dihadapan Majelis Hakim yang diketuai Deson Togatorop.

Setelah mendengar pembacaan replik dari JPU, Majelis Hakim menunda persidangan hingga pekan depan dengan agenda mendengarkan jawaban dari penasehat hukum kedua terdakwa.

Untuk diketahui dalam dakwaan JPU Chandra Naibaho kedua terdakwa Anita Triana Spd salahsatu guru bahasa Inggris di SMAN 2 Binjai bersama suaminya Habibulloh S Harahap alias Habib telah melakukan pengeroyokan terhadap pengacara Amister Sirait dan putrinya Bunga Liat Elseria Sirait hingga menyebabkan luka lembam disekujur wajah mereka.

Kedua terdakwa terang-terangan dengan sengaja bersama menggunakan kekerasan terhadap orang atau barang. Perbuatan kedua terdakwa sebagaimana diatur dan diancam Pidana dalam Pasal 170 ayat (1) KUHPidana.

Bermula pada Minggu tanggal10 Juni 2018, terdakwa Habibulloh yang saat itu mengenakan baju Perbakin sedang mengendarai mobil miliknya bersama-sama dengan istrinya Anita serta kedua putri mereka yakni Tamara Atikah Harahap dan Arvina Arafah Harahap melintas di Jalan Nibung II Medan.

Mobil yang dikendarai Habibulloh hendak berbelok ke arah kanan jalan. Namun dikarenakan jalan padat dan macet total, Habibulloh turun dari mobil untuk mengatur lalulintas.

Nah saat itu, Habibulloh mendatangi mobil yang ditumpangi oleh korban Amister Sirait bersama istrinya Ratna Erni Wati Sibarani beserta dua putri mereka yakni Bunga Liat Elseria Sirait dan Hotnida Masni Natasya Sirait. Lalu terdakwa memukul mobil korban. 
 
 
Reporter : Nizar
Editor      : Sapta
Share on Google Plus
    DikoNews7 Comment
    Facebook Comment

0 komentar:

Post a Comment