Saat Apel Pengamanan Unjuk Rasa, Personel Polsek Delitua Diusir Kamdal Kejati Sumut

MEDAN | DikoNews7 -

Personel Polsek Delitua terpaksa membubarkan diri saat melaksanakan tugas pengamanan aksi unjuk rasa di Kantor Kejaksaan Tinggi (Kejati) Sumatera Utara Jalan AH Nasution, Medan, Senin (15/10/2018). Pasalnya mereka mendapatkan perlakuan tidak menyenangkan dari petugas Keamanan Dalam (Kamdal) Kejati Sumut. 

Hal tersebut bermula saat petugas kepolisian sedang melaksanakan apel pengamanan di halaman depan kantor Kejati Sumut yang dipimpin langsung oleh Wakapolsek AKP Tina Pulitawati. Namun tiba-tiba datang seorang petugas Kamdal Kejati Sumut yang melarang dan mengusir para petugas kepolisian.

"Sebelumnya, personel kita akan melakukan pengamanan aksi unjuk rasa terlebih dahulu melaksanan apel di halaman depan kantor Kejatisu. Namun tiba-tiba datang seorang petugas Kamdal Kejati Sumut meminta surat izin," ungkap Kapolsek Delitua Kompol BL Malau kepada wartawan.
 
 
BL Malau menjelaskan, petugas Kamdal outsourching dari pihak Kejati Sumut itu bernama Teguh (28). Malau melanjutkan, tindakan petugas Kamdal itu dilakukannya, berdasarkan perintah dari Kasipenkum Kejati Sumut.

"Kemudian atas pelarangan tersebut maka personil pengamanan pun membubarkan diri," jelasnya.

BL Malau melanjutkan, saat membubarkan diri itu, Kasipenkum Kejati Sumut Sumanggar Siagian langsung menjumpai Wakapolsek Delitua AKP Tina Pulitawati untuk memberi klarifikasi atas kejadian tersebut. Kepada Tina, Sumanggar menjelaskan bahwasanya pelarangan itu hanyalah sebuah kesalah pahaman saja.

Saat ini, kata BL Malau, Kamdal outsouching bernama Teguh tersebut sudah tidak ada lagi ditemukan di Kantor Kejati Sumut. Menurut Kapolsek, para pegawai Kejati Sumut menutupi dimana keberadaan Teguh dan enggan memberikan informasi atas kejadian tersebut.

"Padahal ini objek yang mau kita jaga, orangnya yang mau kita jaga kok malah diusir. Lagian ngapain kami di situ kalau nggak ada unras (unjuk rasa)," pungkasnya.

Terpisah, Kasi Penkum Kejati Sumut, Sumanggar Siagian saat dikonfirmasi mengatakan info tersebut tidak benar.

"Itu cuma salah penyampaian oleh pihak kamdal kita, tapi uda diklarifikasi kepada yang bersangkutan, tidak ada masalah," terang Sumanggar. 
 
 
Reporter : Nizar 
Editor      : sapta
Share on Google Plus
    DikoNews7 Comment
    Facebook Comment

0 komentar:

Post a Comment