Tersangka Pembunuh Hendri Goh Dikabarkan Tertangkap, Diduga Pelaku Teman Sendiri



DN7 | Medan - Tersangka pembunuh Hendri Goh (28), di gudang cat mobil Jalan PWI, lahan garapan, Desa Sampali, Kec. Percut Sei Tuan berhasil ditangkap.
Panit Reskrim Polsek Percut Sei Tuan, Ipda Jaya Syahputra membenarkan atas penangkapan tersebut. 
“Iya benar pelakunya sudah ditangkap,” katanya, saat ditanyai wartawan, Sabtu (16/5) siang.
Ipda Jaya mengatakan, pelakunya bukan orang yang membeli mobil korban, meski korban diketahui berprofesi sebagai jual-beli mobil.
Untuk informasi lanjut nanti Polrestabes Medan yang paparkan, karena istri korban (Lenna) membuat laporan kehilangan di Polrestabes Medan. Sebelumnya mereka ke Polda, cuma diarahkannya ke Polrestabes Medan, jadi Polrestabes Medan sekarang yang menanganinya,” sebut, Jaya.
Ditempat terpisah, Kapolrestabes Medan, Kombes Pol Jhonny Eddizon Isir ketika dikonfirmasi wartawan terkait kasus pembunuhan terhadap Hendri Goh yang ditemukan tewas dengan posisi terikat dan penuh luka di bengkel cat mobil Jalan PWI Lahan Garapan, Desa Sampali, Kecamatan Percut Sei Tuan, tak menampik diamankan pelakunya.
“Iya, nanti akan dirilese kasusnya,” ucap Kombes Pol Isir, saat menggelar konferensi perss pengungkapan 240Kg ganja kering dari 4 orang tersangka yang dilaksanakan di Mapolrestabes Medan.
Informasi yang dihimpun dilapangan menyebutkan, diduga polisi telah berhasil mengamankan 5 orang yang diduga telah ditetapkan sebagai tersangka, salah satunya bernama Pohan.
Pemilik rumah sekaligus bengkel cat mobil di TKP juga diduga telah ditetapkan sebagai tersangka. Hal itu diperkuat dengan tidak ditemukannya orang di dalam rumah sekaligus bengkel mobil tersebut saat disambangi wartawan.
Selain itu, beredar kabar polisi berhasil mengamankan penampung mobil korban yang di jual disalah satu showroom mobil bekas di Jalan Bilal Medan.
“Jual beli mobil atas nama Pohan, tapi lengkap BPKB dan STNKnya, soalnya korban ditelpon oleh seseorang untuk datang ke bengkel agar di permak dulu mobilnya biar bagus di jual. Makanya harga jualnya tinggi, karena lengkap. Korban datang memang sudah siap membawa STNK dan BPKB,” kata salah seorang sumber kepada wartawan.
Hingga saat ini polisi masih merahasiakan identitas para pelakunya. “Nanti dirilise ya, saya harap kawan-kawan wartawan semua mendukung Kapolrestabes Medan yang baru,” tandas Kombes Pol Isir yang telah keluar TR perpindagaannya.
Diberitakan sebelumnya, warga yang bermukim di Desa Sampali, tepatnya di Jalan PWI, Lahan Garapan, Kecamatan Percut Sei Tuan, mendadak geger setelah ditemukannya sesosok mayat pria dengan kondisi tangan dan kaki terikat, serta terdapat sejumlah luka pada tubuhnya.
Jasad korban ditemukan di sebuah bengkel cat mobil di Jalan PWI, Lahan Garapan, Desa Sampali, Kecamatan Percut Sei Tuan, Jum’at (15/5/2020) sekira pukul 04.30 WIB.
Dari hasil pemeriksaan oleh polisi dan tim inafis diketahui identitas korban bernama, Henri Goh (28) warga Jalan Pancasila, Gang Datuk Al Rasyid, Desa Batang Kuis, Kecamatan Batang Kuis, Kabupaten Deli Serdang.
Selama ini korban diketahui memang bertransaksi jual-beli mobil.
Korban sempat dinyatakan gilang dan istrinya (Lenna) sempat membuat laporan ke Polrestabes Medan karena korban tak pulang dan menghilang selama 2 hari.
Selain itu, Handphone milik korban sudah tak aktif lagi. Bahkan istri korban bersama pihak keluarga dan teman korban lainnya berhasil mengetahui keberadaan mobil korban di salah satu showroom Jalan Bilal.
Hal itu menambah deretan penyelidikan polisi hingga disebut-sebut telah meringkus para pelakunya yang diduga lebih dari 1 orang. (Dame Siagian)

Editor : Sapta


No comments

Powered by Blogger.