Ngeri!!! Markas Pembacok Penjaga Malam di Belawan Digrebek, Ada Pistol & Senapan


DikoNews7 -

Tim gabungan yang terdiri dari Polisi Militer Angkatan Laut (Pomal), Subdenpom Belawan, Koramil 0201-09/MB, Polsek, serta satgas Pekat Kecamatan Medan Belawan, menggrebek markas pemuda yang diduga melakukan pembacokan brutal terhadap petugas jaga malam, pada Rabu (8/4) dinihari.

Penggerebekan berlangsung di Jalan Lingkar Pelabuhan Raya I Lingkungan 44 Selebes, Kelurahan Belawan II, Kecamatan Medan Belawan, pada Rabu (8/4/2026) sekitar pukul 12.00 WIB.

Tim gabungan berhasil mengamankan empat orang terdiri tiga pria dan satu wanita, yakni

Chandra (28) warga Titi Panjang Lingkungan 35 Kelurahan Belawan ll, Fairuz, (18) warga Titi Panjang lingkungan 35, Kelurahan Belawan ll, Denis, (18) warga Jalan Lingkar Pelabuhan Raya, Lingkungan 45, Kelurahan Belawan ll dan perempuan Anisa Safira (21) warga Jalan Selebes Kelurahan Belawan ll.

Sedangkan barang bukti yang diamankan berupa satu pucuk senapan laras panjang jenis Airgun, satu pucuk senjata pistol jenis Airgun, dua pucuk senjata pistol jenis Air Softgun, satu kotak peluru jenis mimis Gotri, empat set tabung gas untuk senjata laras panjang jenis Airgun, satu paket kecil Narkoba jenis sabu, uang tunai sebanyak Rp.17.300.000, dan tiga unit sepeda motor.

Hingga saat ini, pihak berwenang masih melakukan pemeriksaan lebih lanjut terhadap para terduga pelaku.

Kronologi 

Penjaga malam bernama Ahmad Samsir (51) menjadi korban pembacokan oleh sekelompok remaja bersenjata tajam di Jalan Serdang, Lingkungan 1, Belawan 1, Rabu (8/4/2026) sekitar pukul 02.40 WIB.

Korban yang sehari-hari bekerja sebagai penjaga pos keamanan lingkungan (Poskamling) Lingkungan 2, Kelurahan Belawan 1, mengalami luka bacok di tangan, punggung, dan area pelipis mata. 

Salah seorang warga mengatakan kejadian bermula saat Ahmad Samsir sedang berpatroli berjalan kaki di Jalan Serdang, Lingkungan 1, Belawan 1, untuk memantau keamanan lingkungan.

Tiba-tiba, sekelompok remaja di Jalan Sumatra mendatanginya sambil membawa senjata tajam jenis celurit panjang. 

Para pelaku pun langsung menodong korban dan merampok tas miliknya dan langsung kabur menuju Jalan Pasar, Belawan 2.

Korban kemudian menghubungi Kepling Lingkungan 2 Belawan 1, Emrizal Pasaribu, untuk meminta bantuan mendatangi para pelaku. 

Kepling datang dan bersama korban menuju lokasi di mana para pelaku sedang kumpul di Jalan Jawa.

Sesampainya di lokasi, terjadi cekcok mulut antara korban dan kepling dengan para pelaku. Para pelaku tidak mau mengembalikan tas korban.

Situasi semakin memanas, dan korban akhirnya dibacok oleh para pelaku di bagian tangan, punggung belakang, dan area pelipis mata.

Dilansir dari Posmetro Medan.

Editor : Diko.


Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel