KanKemenag Batu Bara Jelaskan Kondisi Calhaj Kloter 11 Asal Batu Bara Dalam Kondisi Sehat


DikoNews7 -

Kementerian Agama (Kemenag) kabupaten Batu Bara menyampaikan kondisi terkini rombongan calon jemaah haji (Calhaj) asal kabupaten Batu Bara yang sudah tiba di tanah suci Arab Saudi.

Kepala Kantor Kementerian Agama (KanKemenag) kabupaten Batu Bara H Sakoanda Siregar. S. Ag kepada awak media di ruang kerjanya, Kamis (06/06/2024) mengatakan, informasi yang terima dari ketua Kloter jemaah dalam kondisi sehat seluruhnya tidak ada kendala.

KanKemenag Sakoanda menjelaskan, jemaah calhaj kabupaten Batu Bara masuk dalam gelombang ke dua, dan sudah sampai di Jeddah langsung ke Makkah dan kini jemaah haji konsentrasi menunggu puncak haji tanggal 08 Zulhijjah menuju Arafah untuk melaksanakan puncak haji.

"Alhamdulillah informasi yang kita terima dan tidak ada lagi kendala-kendala jemaah masih terkendali, dan ada himbauan karena cuaca panas diharapkan jemaah haji tidak terlalu banyak keluar dari Hotel karena mengingat cuaca yang sangat panas, " sebutnya.

Jangan sampai ada kendala nanti di puncak haji mulai pada tanggal 08 Zulhijjah, kita do'a kan lah seluruhnya nanti yang berangkat dari kabupaten Batu Bara khususnya kloter 11 sebanyak 249 dan kembali dengan jumlah yang sama, dan mohon do'a dari seluruh masyarakat Batu Bara, harap Sakoanda.

Selain itu, KanKemenag Batu Bara Sakoanda menghimbau calhaj kloter 11 dari kabupaten Batu Bara agar mempersiapkan diri, baik dari sisi kesehatan maupun administrasi.

Dikatakan Sakoanda, yang harus dipersiapkan, malai dari koper dan administrasi seperti pasport dan visa jangan ada kesalahan nama seperti jemaah dari kabupaten lain.

"Terpenting kita do'a kan jemaah sehat dapat melaksanakan rangkaian kegiatan ibadah haji  seoptimal mungkin nanti jemaah kita baik di Makkah dan demikian juga di Madinah, " ungkapnya.

KanKemenag Sakoanda berharap, jemaah haji kita benar-benar dapat melaksanakan dengan sebaik mungkin menjadi haji yang mabrur dan maburoh dan itu nanti akan memberikan kontribusi dan dampak di tengah - tengah masyarakat.

Reporter : Erwin

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel