Asmara Subuh Disimpang Tol Pangkalan Brandan Resahkan Warga
DikoNews7 -
Sejumlah masyarakat yang didominasi para remaja pria dan wanita, menggelar asmara subuh dihari pertama dan kedua Ramadhan 1447 H di Simpang tol Pangkalan Brandan - Binjai, tepatnya di Jalan Lintas Sumatera (Jalinsum) Medan-B.Aceh, Kelurahan Tangkahan Durian, Kecamatan Brandan Barat, Kabupaten Langkat, Sumut.
Aksi para remaja ABG ini cukup menjadi perhatian masyarakat, dengan mengendarai sepeda motor melakukan kebut-kebutan di tengah jalan, bahkan dengan berbonceng tiga tanpa mengenakan helm, tak jarang para remaja ini melempar petasan (mercon) ke arah pengguna jalan dan pengunjung yang hanya sekedar ingin melihat keramaian di pinggir jalan.
Pantauan di lokasi. Jumat (20/02/2026) pagi, terlihat sejumlah remaja dengan berkonvoi mengendarai sepeda motor, melakukan aksi kebut-kebutan dan menggeber-geber gas motor hingga membuat kebisingan.
Bahkan beberapa remaja, terlihat melakukan aksi balapan di tengah keramaian, tentunya aksi ini sangat berbahaya hingga mengundang kecelakaan yang dapat mengancam jiwa dan keselamatan para pengendara maupun pengguna jalan lain.
Jali (52) warga sekitar berharap, aksi asmara subuh ini dapat ditertibkan hingga tidak menggangu ketentraman dan ketenangan warga sekitar.
"Kita harap Forkopimcam Pangkalan Brandan dapat menertibkan keadaan ini karena sudah sangat meresahkan, aksi ugal-ugalan dan kebut-kebutan ditengah jalan mengganggu kenyamanan, Polsek Pangkalan Brandan harus sigap menyikapi hal ini," ucapnya.
Senada, Ana (45) warga lainnya mengaku kesal dengan tingkah para ABG yang melakukan asmara subuh.
"Pagi-pagi sudah ngeber-ngeber kereta (motor) di depan rumah warga, mengganggu ketenangan warga saat akan melaksanakan ibadah sholat subuh, saat dilarang mereka tidak open dan peduli seakan menantang balik, kita harap Polsek Pangkalan segera menertibkan para remaja ini," ucapnya kesal.
Sementara itu, para pengendara yang melintas dan keluar masuk pintu tol, harus mengurangi kecepatan kendaraannya dan terkadang berhenti guna menghindari dan mengantisipasi kecelakaan akibat aksi ugal-ugalan ini. (Kurnia02)
