Anggaran Stiker Bansos Pada Dinsos PPPA Batu Bara Disorot
DikoNews7 -
Kebijakan Dinas Sosial (Dinsos) Pemberdayaan, Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) Kabupaten Batu Bara terkait pengadaan stiker Bantuan Sosial (Bansos) untuk Keluarga Miskin Penerima Manfaat menuai sorotan publik.
Anggaran untuk lima puluh ribu lembar stiker dinilai tidak sejalan dengan prinsip efisiensi anggaran.
Kebijakan ini mendapat sorotan publik dinilai pengadaan stiker tersebut diduga tidak memiliki urgensi teknis, karena data penerima bantuan sosial sudah terintegrasi dalam sistem berbasis desil.
Publik menyorot, karena tidak penting sebetulnya stiker di pasang. Mereka sudah terdaftar dalam sistem desil.
Menanggapi hal itu, tokoh pemuda Batu Bara, Fendi mengatakan, pemasangan stiker justru berpotensi menimbulkan dampak sosial yang negatif bagi masyarakat penerima bantuan.
"Secara etik itu sangat tidak bagus, sudah miskin, malah dilabeli stiker Bantuan Sosial, " tegasnya, kepada DikoNews7-, Jum'at (31/07/2026) di Lima Puluh.
Fendi juga mempertanyakan prioritas anggaran yang diperuntukan untuk lima puluh ribu stiker Bantuan Sosial tersebut.
Ia menilai anggaran tersebut akan lebih bermanfaat jika dialokasikan langsung untuk kebutuhan masyarakat.
Sebelumnya, Senin (28/07/2026), Katim Evaluasi dan Pengendalian Data pada Dinsos PPPA Batu Bara, Mursidin membenarkan cetak stiker Bantuan Bansos sebanyak lima puluh ribu lembar dari pos Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) Batu Bara Tahun Anggaran (T.A) 2026.
Terkait besaran anggaran yang digunakan, Mursidin enggan memberikan jawaban.
Reporter : Erwin.
Editor : Diko.
