Hari Keempat Pencarian Nelayan Jatuh di Sekitaran Pulau Berhala Belum Ditemukan


DikoNews7 -

Tim Search and Rescue (SAR) gabungan kembali melakukan pencarian terhadap seorang nelayan di ketahui bernama Wanda (30) warga Desa Pantai Burung, Kecamatan Medang Deras, Kabupaten Batu Bara yang di laporkan hilang di perairan sekitar Pulau Berhala, Kabupaten Serdang Bedagai (Sergai). 

Memasuki hari ke empat operasi pencarian, korban masih belum di temukan, pencarian di lanjutkan besok ke arah Pulau Berhala, Minggu (26/07/2026). 

Guna memperkuat operasi pencarian Tim SAR gabungan menggunakan Kapal Airud Pagurawan. Karena kalau menggunakan perahu karet (LCR) tidak memungkinkan, jarak dari Pagurawan menuju lokasi terlalu jauh. 

Berdasarkan Informasi yang di dapat, Wanda diduga terjatuh ke laut saat kapal sedang melakukan aktivitas penangkapan ikan. 

Di karenakan kapal jaringan pari tidak memiliki sarana komunikasi untuk menghubungi daratan, tekong (juragan) kapal meminta bantuan kepada kapal penangkap kepiting yang melintas supaya menyampaikan kabar tersebut kepada keluarga korban. 

Hingga Sabtu (25/07/2026) sore, tim SAR gabungan yang terdiri dari Polairud Batu Bara, Basarnas Tanjung Balai Asahan (TBA) masih melakukan penyisiran di sekitar lokasi kejadian menggunakan kapal Patroli Polairud. 

Apa bila korban belum di temukan hingga malam hari, tim SAR gabungan bermalam di Pulau Berhala untuk melanjutkan operasi pencarian, kata Hendrico.

Sementara itu, kronologi kejadian, ada pun keterangan dari pelapor atas nama Zulham (45) warga Dusun Limau Manis, Desa Sei Buah Keras, Kecamatan Medang Deras, telah menerima kabar dari nelayan tangkul jaring kepiting bahwasanya satu orang Anak Buah Kapal (ABK) jaring pari jatuh ke laut di perairan Serdang Bedagai di dekat Pulau Berhala arah Barat di posisi 55 : 33, Sabtu (22/07/2026). 

Di karenakan boat jaring tidak dapat komunikasi atau memberi berita ke darat, jadi mereka minta pertolongan kepada boat tangkul kepiting untuk mengabarkan kepada pak Zulham. 

Setelah mendapatkan kabar langsung menuju ke gudang dan baru untuk menghidupkan jalur kontak 1.4.400 bersama orang tua korban Atan untuk komunikasi ke tekong jaring pari atas nama Alan Boy untuk memastikan dan menanyakan kejadian yang sebenarnya. 

Berhubung kapal jaring pari dua hari lagi baru pulang, maka Zulham sekira pukul 20.05 Wib langsung menuju Pos Airud Pagurawan Unit Batu Bara untuk melaporkan kejadian tersebut. 

Reporter : Erwin. 

Editor : Diko.

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel