Dugaan Korupsi Dana BOS SMA Swasta Muhamadiyah 17 Tanjung Tiram
DikoNews7 -
Dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) yang di terima oleh Sekolah Menengah Atas (SMA) Swasta Muhammadiyah 17 Tanjung Tiram, pada Tahun 2026 diduga tidak sepenuhnya di realisasikan.
Berdasarkan informasi, pengelolaan dana BOS tersebut oleh Kepala Sekolah terkesan tidak transparan dan mencurigakan.
Salah satunya adalah pemeliharaan sarana dan prasarana sekolah yaitu penimbunan halaman sekolah yang disebut diusulkan melalui dana BOS Tahun Anggaran (T.A) 2026. Bahkan, biaya untuk penimbunan tersebut diduga fiktif dan tidak terealisasi.
Berdasarkan pantauan media, Jum'at (31/07/2026) sekira pukul 11.00 Wib tidak di temukan adanya aktivitas penimbunan maupun indikasi pekerjaan yang telah selesai di kerjakan di area halaman sekolah tersebut.
Kondisi tersebut memunculkan tanda tanya besar mengenai realisasi program yang diduga telah dianggarkan.
Saat dikonfirmasi Kepala SMA Swasta Muhammadiyah 17 Tanjung Tiram, Saodah, hanya memberikan jawaban singkat.
Untuk dana BOS kami sudah selesai, sebutnya kepada awak media.
Pernyataan tersebut belum menjelaskan apakah program penimbunan halaman benar-benar telah dilaksanakan atau tidak.
Apabila benar kegiatan penimbunan yang diusulkan melalui Dana BOS Tahun Anggaran 2026 tidak direalisasikan, maka kondisi tersebut patut menjadi perhatian.
Sebab, setiap penggunaan Dana BOS wajib dilaksanakan secara transparan, akuntabel, dan dapat dipertanggung jawabkan sesuai ketentuan yang berlaku.
Untuk memperoleh penjelasan lebih rinci, awak media kembali menghubungi Kepala Sekolah Saodah melalui pesan WhatsApp aebanyak satu sekira pukul 16.50 Wib.
Namun hingga berita ini diterbitkan, yang bersangkutan belum memberikan jawaban maupun klarifikasi atas pertanyaan yang disampaikan.
Reporter : Erwin.
Editor : Diko.
