Dana Pekon Habis, Pekerjaan Belum Selesai dan Tidak Pasang Papan Informasi



DikoNews7 | Tanggamus - Pemerintàh mengucurkan Dana Pekon/Desa ke setiap Pekon/Desa dengan tujuan Pembangun Pekon/Desa tersebut.
Tapi beda dengan yang terjadi di Pekon Antar Berak Kecamatan Limau Kabupaten Tanggamus.

Pasalnya, Saat Awak Media datang menemui Pejabat (Pj) Kepala pekon, Pekon Antar Berak Kecamatan Limau (NOTO)  untuk Komfirmasi terkait pekerjaan Talut sepanjang 100 M dan Tinggi 1 M yang berada di Gg Musolla Rt  IV Dusun III dimana pekerjaan tersebut tidak jauh dari Rumah kedianam Pj sendiri, beliau mengatakan bahwa Uang sudah habis.

"Ma'af Bang, uangnya sudah Habis". ucapnya.

Hal tersebut langsung Saya Sanggah bahwa, "saya datang bukan untuk meminta uang, melainkan untuk konfirmasi terkait pekerjaan Bapak yakni, Talut yang Lokasinya tidak jauh dari rumah Bapak.

Adapun pekerjaan tersebut selain tidak dipasang papan Informasi matrialnya pun banyak menggunakan Batu Bulat 

"Memang di pekerjaan tersebut matrialnya menggunakan Batu Bulat karna kami menggunakan batu kali, karna saya melihat Pekon yang lainnya banyak yang menggunakan batu yang sama. Ujarnya.

Sa'at awak Media pamit, nampak sang Pj Kepala Pekon (Noto) memberikan sebuah amplop di duga hendak menyuap dengan alasan untuk sekedar beli Bensin dan rokok, tapi di tolak oleh awak media tersebut.

"Ma'af Bang, ini ada sekedar untuk beli Minyak dan Rokok dari Saya. Ucapnya.

Kemudian, awak media mengatakan, "Ma'af Pak Pj, saya kemari untuk Konfirmasi, bukan untuk meminta Uang kepada Bapak". Terang awak media.

Dilain waktu (10:08:2019) awak media menemui TPK di Pekon Antar Berak Kecamatan Limau (Sukindro) menerangkan bahwa ada beberapa pekerjaan yang belum selesai diantaranya Rabat beton dan pembangunan paud yang berada Kurung Kamar Rt 11.

"Pekerjaan belum selesai, terutama Rabat Beton di Kurung Kamar RT 11 yang di perkirakan selesai hari ini dan juga ada Pembangunan PAUD dari 0 pun belum juga selesai masih pasang bata. Kalau dari jalan besar sebelum rumah bendahara. Ujarnya.

Jika seandainya apa yang di jelaskan oleh Pak Sukindro selaku TPK di Pekon tersebut, berarti ada dugaan Pak Noto selaku Pj Kepala pekon Antar Berak melakukan penyimpangan Dana Pekon dan bendahara pun mengatakan bahwa Uang di pegang oleh Pj semua,

"Maaf Bang, uang di pegang oleh Pak Pj semua". Ucap Pak Bendaraha.

Saat Pak Noto beberapa kali di hubungi lewat telpon Seluler untuk Konfirmasi ulang tidak pernah aktif.

Reporter : Rudi
Editor : Sapta

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.