Diduga Belum Bayar Iyuran Pagar, SDN 1 Pekon Guring Potong Dana PIP Dan Tahan Ijazah Siswa


DikoNews7 | Tanggamus – 

Sekolah Dasar Negri (SDN) 1 Pekon Guring Kecamatan Pematang Sawa Kab Tanggamus, diduga melakukan penahan Ijazah siswa lantaran
belum melunasi sumbangan Dana Komite Sekolah.

Parahnya bagi Siswa/ Siswi yang belum membayar Sumbang tersebut lansung dipotong dari Dana bantuan Program Indonesia Pintar (PIP)
Wali murid yang tidak mau namanya disebut mengatakan, Ijazah anaknya ditahan pihak sekolah karena belum melunasi sumbangan dana komite sekolah senilai seratus ribu rupiah,”jelasnya.

Dilain pihak wali murid yang namanya dirahasiakan kepada tim media mengatakan, disetiap pencairan bantuan PIP siswa, selalu dikenakan biaya Administrasi sebesar 50.000./siswa penerima PIP. Ia juga mengatakan tidak mengetahui kegunaan pemotongan dana tersebut,” ujarnya.

Masih menurutnya, tahun ajaran 2018-2019 kemarin perwali murid dikenakan sumbangan komite, untuk membangun pagar sekolah sebesar 100.000./wali murid. Saya baru bayar separu 50.000. Setelah bantuan PIP cair, langsung di potong oleh bendahara Komite yang juga menjabat bendahara sekolah.

“Dengan alasan sudah menjadi kesepakat katanya, kekurang saya langsung di potong oleh bendahara komite. Selain pemotongan kekurangan sumbangan pembangunan pagar sekolah, kami dikenakan pemotongan Administrasi,” ungkapnya.

Saat tim Media mengkonfirmasi langsung Kepala SDN 1 Pekon Guring, Miskiah di kantornya, kamis (19/9/2019), ia menjelaskan, untuk penahanan ijazah itu tidak ada, yang ada hanya ditunda pemberiannya, karena sudah hasil kesepakatan wali murid dengan pengurus komite,” ujarnya.

Dan untuk pemotongan setiap bantuan PIP cair itu sudah atas kesepakatan juga.Ia mengatakan karena para wali Murid tidak mengambil langsung ke Bank, mereka hanya menerima bantuannya di Sekolah, itupun hanya biaya administrasi penganti ongkos atau ganti bensin,” ucapnya.

“Yang terakhir, pemotongan dana bantuan PIP untuk pelunasan sumbangan komite, itu juga sudah berdasarkan kesepakatan wali murid dengan pengurus komite, kami hanya melaksanakan kesepakatan mereka” kata Miskiah.


Reporter : Rudi
Editor : Sapta






No comments

Powered by Blogger.