Buruknya Pembangunan infrastruktur Langkat, Usai Dikerjakan Jalan Harapan Jaya Sudah Rusak


DikoNews7 -

Disaat pemerintah Kabupaten Langkat yang saat ini dipimpin oleh H Syah Afandin dan Tiorita Br Surbakti sebagai Bupati dan Wakil Bupati Langkat, terus berbenah dan  meningkatkan citra pembangunan demi mendongkrak perekonomian di segala bidang. Kamis (12/03/2026).

Masyarakat justru di buat uring-uringan dengan buruknya hasil pembangunan yang dilaksanakan, banyak pembangunan infrastruktur jalan yang dibangun menggunakan dana bersumber dari APBD Langkat, dalam hitungan hari sudah mulai rusak.

Parahnya lagi, permainan kotor kontraktor yang hanya memilih mencari keuntungan besar dengan mengabaikan kualitas proyek, membuat anggaran terkuras tanpa manfaat hingga merugikan keuangan negara.

Seperti yang terlihat dalam proyek Aspal Hotmix Jalan Lingkungan I Sidodadi, Kelurahan Harapan Jaya, Kecamatan Sei Lepan, Kabupaten Langkat, Sumut, yang baru selesai dikerjakan di akhir tahun 2025, dalam hitungan hari mengalami kerusakan parah.

Bukannya menjadi perhatian guna memperbaiki kesalahan yang terjadi, kondisi kerusakan dibiarkan hingga semakin parah, tak ayal ini menimbulkan opini publik jika Pemkab Langkat tidak serius dan hanya bermain-main dalam pembangunan infrastruktur demi menaikan nama dan citra pembangunan yang ada.

"Kita berharap pembangunan jalan ini dapat terlaksana, namun usai dikerjakan dalam hitungan hari sudah rusak, bahkan kondisinya saat ini semakin parah tanpa perbaikan," ucap Bambang warga Harapan Jaya, saat ditemui melintas disekitar lokasi beberapa hari lalu.

Tidak hanya itu, warga juga kecewa dengan sikap pengawas proyek, yang acuh - tak acuh dengan kualitas proyek, dimana aspal hotmix yang dikerjakan terlihat sangat tipis hingga tidak kuat menahan beban kendaraan.

"Apa pungsi pengawas dilapangan jika kualitas dan mutu proyek seperti ini, awalnya kerusakan hanya 2 titik dengan lebar 10 meter, kini kondisinya semakin parah dan kerusakan semakin besar menyebar, ini namanya proyek cari untung dari uang negara," ucap Wanto warga lainnya.

Sementara itu, guna mengkonfirmasi langkah dan tindakan yang di ambil oleh Khairul Azmi.S.Stp selaku Kepala Dinas PUTR Kabupaten Langkat, sudah beberapa kali coba di temui di kantornya, namun tidak berhasil bertemu, bahkan nomor kontak WhatsApp nyapun sudah tidak aktif.

Diketahui, dari situs data Layangan Pengadaan Secara Elektronik (LPSE) Kabupaten Langkat, proyek pengaspalan jalan dengan hotmix Kel. Harapan Jaya, Link Sidodadi Kec Sei Lepan, tender dimenangkan dan dikerjakan oleh CV Wampu, dengan nilai pagu paket Rp 699.874.000.00,- dengan nilai HPS paket Rp 680.161.000.00,- bersumber dari dana APBD 2025.

"Ini bikin malu nama Kabupaten Langkat, untuk apa ada pengawas, Inspektorat, Kejaksaan dan Tipikor jika pembangunan yang dilaksanakan kualitasnya buruk dan tidak sesuai harapan. Pemkab Langkat harus betul-betul melaksanakan pembangunan dan melakukan pengawasan, agar proyek yang dikerjakan sesuai dan tepat sasaran," ucap warga menambakan. (Kurnia02)

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel