Selebgram Australia Emily Sears Jalani Operasi Otak dalam Keadaan Sadar


DN7 -

Pada April tahun lalu, selebgram Australia Emily Sears mengalami kejadian yang cukup mengerikan. Saat berbelanja, secara mendadak ia mengalami kejang-kejang parah.

Dilansir dari People, Selasa (30/6/2020), ia langsung dilarikan ke rumah sakit. Beberapa hari kemudian, Emily Sears mendapat diagnosis dari dokter bahwa ada masalah dalam otaknya.

"Setelah menjalani beberapa tes, aku didiagnosis mengalami cavernous malformation atau cavernoma, yaitu kumpulan pembuluh darah abnormal di otak yang menyebabkan kejang-kejang epilepsi," tutur Emily Sears dalam unggahan Instagram-nya.

Wanita 35 tahun tersebut menjelaskan hidupnya berubah total sejak menerima diagnosis ini.

"Hidupku terhenti, mulai dari pekerjaan, kehidupan sosial, juga relasiku dengan tubuh dan identitasku," kata dia.

Setahun belakangan, ia mengalami kejang-kejang yang berulang, merasakan efek samping obat, dan beban psikologis yang hebat. Tak tahan, wanita yang memiliki 4 juta pengikut di Instagram ini memutuskan untuk menjalani operasi.

"Aku memilih melakukan operasi karena pilihanku cuma hidup dengan pengobatan seumur hidup dengan kemungkinan mengalami kejang-kejang hebat meski minum obat- atau menjalani bedah otak," kata dia.
Ia masuk ruang bedah pada Kamis minggu lalu.  

Tentu saja, operasi ini berisiko besar. Karena tempat yang bermasalah ini lokasinya ada di bagian otak yang bertanggung jawab atas kemampuan bicara seseorang, ia bisa jadi kehilangan hal ini.

Akhirnya dokter memutuskan Emily untuk dioperasi dalam keadaan sadar. "Karena hal ini, aku dioperasi dalam keadaan sadar karena aku harus bicara, agar mereka tidak memotong jaringan vital bersama pembuluh darah itu," kata Emily.

Ia mengingat pengalaman ini terasa begitu aneh. Ia menambahkan, "Aku ingat setiap saatnya ketika aku tersadar, ada dua dokter bedah dan salah satunya melambai kepadaku...Ini seaneh kedengarannya!"

Bersama dengan tulisan panjang ini, Emily Sears mengunggah fotonya terbaring di ranjang RS. Seluruh bagian kepalanya tampak diperban.


Setelah melewati pengalaman mengerikan ini, Emily kini merasa lebih bersyukur atas banyak hal. Mulai dari masalah kesehatannya yang bisa diobati, hingga keberadaan orang-orang yang selalu mendukungnya.

"Aku juga ingin mengingatkan semua orang bahwa Instagram tidak mencakup keseluruhan hidup kita. Kita tak tahu apa yang seseorang alami - jadi, selalulah berbuat baik," kata dia menutup unggahannya.

No comments

Powered by Blogger.