Bentrok di Mako Brimob Kwitang, Massa Lempari Polisi Pakai Batu
DikoNews7 -
Kericuhan kembali pecah di Mako Brimob Kwitang, Jakarta Pusat imbas mobil rantis melindas ojol di Pejompongan. Demonstran yang didominasi pengemudi ojol memadati depan Mako Brimob.
Massa melempari petugas yang berjaga di Mako Brimob di daerah Kwitang, Jakarta Pusat, pada Jumat pagi sekitar pukul 09.30 WIB.
Berdasarkan pantauan di lokasi, massa mencoba mendekat sambil melempari petugas dengan benda-benda keras, seperti batu dan kayu. Pecahan batu berserakkan di lokasi.
Massa juga melakukan provokasi dengan mengucapkan kata-kata yang bertujuan memancing agar petugas keluar mengejar mereka.
Sementara itu, personel Brimob membangun barikade dengan tameng dan kelengkapan lainnya di sisi kiri Mako Brimob. Petugas juga menembakkan gas air mata ke arah massa.
Petugas berupaya memukul mundur peserta aksi yang terus melempari mereka. Seorang perwakilan Brimob mencoba bernegosiasi dengan massa. Dia menyatakan, 7 terduga pelaku yang melindas ojol sudah ditahan di Polda Metro Jaya.
"Sudah dibawa ke Polda Metro Jaya," kata Perwakilan Brimob menemui massa.
"Kami minta maaf sekali lagi kami minta maaf," tambah dia.
Aksi tersebut merupakan lanjutan dari unjuk rasa di Gedung DPR/MPR pada Kamis (28/8). Kericuhan makin panas setelah insiden mobil rantis Brimob melindas pengemudi ojek online di Pejompongan.
Setelah insiden ojol tewas dilindas rantis, massa yang marah menggeruduk Mako Brimob Kwitang. Mereka melempari batu dan petasan ke arah Mako Brimob.
Petugas keamanan telah menyekat arus lalu lintas yang menuju arah Mako Brimob, Jumat pagi. Penyekatan tersebut dilakukan menyusul aksi unjuk rasa yang masih terjadi pada Jumat pagi di depan Mako Brimob.
Penyekatan itu dilakukan di Tugu Tani. Bagi pengendara yang ingin menuju Kwitang, akan dialihkan ke arah Cikini.
Berdasarkan pantauan di lapangan, arus lalu lintas di kawasan Cikini, Menteng, tidak seramai biasanya. Jalanan di kawasan itu sepi dari lalu lalang kendaraan yang biasanya ramai pada hari kerja. ***