Seorang Janda Ditemukan Meninggal Posisi Telungkup Dirumahnya
DikoNews7 -
Seorang wanita tanpa suami (janda) ditemukan meninggal dalam kondisi tertelungkup di rumahnya di Gang Meriam, Lingkungan V, Kelurahan Sei Bilah, Kecamatan Sei Lepan, Kabupaten Langkat, Sumut.
Korban diketahui bernama Asnah (71), pertama kali ditemukan oleh Khairiah alias Icik (65) yang tak lain adik korban, Sabtu (31/01/2026) sekitar pukul 10.00 WIB, saat itu Icik yang datang berkunjung untuk membawa korban berobat ke Rumah Sakit, melihat pintu rumah terkunci.
Saat dipanggil-panggil, korban tidak menyahut dan pintu terkunci dari dalam, merasa curiga, Icik memanggil adiknya yang lain Hamsiah (55) dan kembali datang kerumah korban, saat dilihat dari jendela, korban terlihat tertelungkup diruang tamu tidak bergerak dan ditangan korban terlihat bercak darah.
"Saya khawatir dan langsung memanggil warga, saat pintu didobrak kakak saya sudah tidak bergerak tertelungkup di ruang tamu dengan tangan berdarah- darah," ucap Khairiah menerangkan.
Lebih lanjut dikatakannya, korban selama ini tinggal sendiri tanpa suami dan anak, dimana korban menderita penyakit asam lambung.
Sontak, kabar meninggalnya korban menjadi geger, pasalnya korban diketahui seorang janda yang tinggal dan hidup sendiri dirumah, dengan cepat beredar isu bahwa korban meninggal akibat di bunuh.
Berita ini langsung di bantah oleh Kanit Reskrim Polsek Pangkalan Brandan, Ipda Haris Nalom Opung Sungguh.SH yang datang kelokasi kejadian bersama anggota, dari hasil olah TKP dan visum luar yang dilakukan bersama tim medis dari UPT Puskesmas Desa Lama, dari tubuh korban tidak ditemukan adanya tanda-tanda penganiayaan.
"Dari hasil pemeriksaan ditubuh korban tidak ditemukan luka dan tanda-tanda penganiayaan, korban meninggal karena sakit yang diderita, sementara darah yang ada diduga berasal dari korban yang muntah darah sebelum meninggal, ini juga dijelaskan oleh tim medis dari UPT Puskesmas Desa Lama yang datang melakukan pemeriksaan terhadap jasad korban," terang Ipda Nalom.
Sementara itu, Trimala Anita.S.Keb,Bd tim medis UPT Puskesmas Desa Lama yang melakukan pemeriksaan terhadap jasad korban mengatakan, terakhir korban melakukan pemeriksaan kesehatan dengan tensi darah 180/80, korban selama ini menderita penyakit asam lambung.
"Korban meninggal akibat penyakit yang diderita, diperkirakan meninggal sejak subuh antara 4-5 jam sebelum ditemukan," ucapnya.
Guna memastikan penyebab kematian, pihak Polsek Pangkalan Brandan akan membawa jasad korban ke RS Bhayangkara untuk di autopsi, namun pihak keluarga keberatan dan menolak dilakukan autopsi dengan membuat surat pernyataan.
"Kami menolak untuk di autopsi dan menerima kematian korban karena sakit, secepatnya kami dari pihak keluarga akan mengurus prosesi pemakamannya," ucap Khairiah dan Hamsiah serta keluarga lainnya. (Kurnia02).
