KPM Pekan Labuhan Dua Kali Tak Terima PKH, Dinsos Diminta Evaluasi Hingga Ganti Pendamping
DikoNews7 -
Seorang warga Penerima Manfaat Program Keluarga Harapan (PKH) di Lingkungan 20, Kelurahan Pekan Labuhan, Kecamatan Medan Labuhan, mengeluhkan kesulitan dalam pengurusan ATM sebagai sarana pencairan bantuan, sehingga tidak diterimanya bantuan PKH selama dua tahap penyaluran.
Menurut keterangan warga, dirinya belum memiliki kartu ATM untuk pencairan bantuan. Warga mengaku telah berupaya mendapatkan kejelasan terkait pengurusan kartu tersebut.
Namun, karna kesulitan untuk meminta kejelasan pendamping PKH, hingga dua kali tahap penyaluran tidak dia terima.
Warga juga mengaku telah menemui AN selaku ketua PKH di Lingkungan tersebut untuk menanyakan nama beserta nomor Whatsapp pendamping PKH dengan tujuan untuk menanyakan langsung perihal masalah yang di alaminya.
Namun, AN mengatakan kalau pendamping PKH sudah berpesan agar AN tidak memberikan nomor whatsappnya kepada angggota penerima PKH.
"Nanti pendampingnya marah, dia sudah pesankan jangan kasi nomor whatsappnya sama anggota PKH," kata AN kepada warga.
Kondisi tersebut tentunya harus mendapatkan perhatian serius Dinas Sosial Kota Medan, terutama terkait pola pendampingan terhadap KPM yang mengalami kendala dalam proses pencairan.
Warga berharap Dinas Sosial Kota Medan melakukan evaluasi terhadap kinerja pendamping PKH di Kelurahan Pekan Labuhan, khususnya terkait keluhan KPM yang telah dua kali tidak menerima bantuan dan kesulitan memperoleh informasi mengenai pengurusan ATM.
Selain itu, Dinas Sosial Kota Medan diharapkan memberikan penyelesaian terhadap bantuan yang belum diterima selama dua tahap penyaluran.
Hingga berita ini diturunkan, dikonews7 masih berupaya meminta klarifikasi dari pendamping PKH yang bersangkutan, agar berita yang dipublikasikan tetap berimbang.
(Siddik)
