Terkait Pasien Gagal Jalani Operasi Kelenjar, Ini Penjelasan Plt. Direktur RSUD H. OK Arya Zulkarnain
DikoNews7 -
Plt. Direktur Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) H. OK Arya Zulkarnain memberikan penjelasan terkait kasus pasien atas nama Suhartono 58) warga Dusun VII Desa Mangkai Lama, Kecamatan Lima Puluh, Kabupaten Batu Bara, kecewa gagal menjalani operasi kelenjar, sebelumnya ramai di perbincangan di media sosial.
Plt. Direktur RSUD H. OK Arya Zulkarnain, dr. Yufli saat di konfirmasi lewat pesan WhatsApp, Rabu (28/10/2026) mengatakan, proses pengadaan obat bius ini berbeda dengan obat-obatan yang lain.
Terkadang memerlukan waktu pengadaan yang lebih lama dan memprihatinkan ketersediaan di pasaran, tuturnya.
Dijelaskannya, saat ini RSUD H. OK Arya Zulkarnain memang memiliki keterbatasan stok obat bius dan sudah dalam pemesanan dan dalam pengantaran.
"Obat yang akan digunakan untuk operasi pasien tersebut seharusnya tiba Senin pagi, namun ternyata perkiraan tersebut meleset ke hari Selasa, " ungkap dr. Yufli.
Lebih lanjut di katakan dr. Yufli, ada miskomunikasi internal antara ruang farmasi dan ruang operasi terkait ketersediaan obat bius ini terkait update keterlambatan pengiriman obat bius tersebut.
Pada hari Selasa RSUD H.OK Arya Zulkarnain sudah melakukan mediasi dan klarifikasi dengan pasien dan keluarga pasien terkait hal ini, dan meminta maaf kepada pasien dan keluarga pasien dan akan segera menjadwalkan ulang operasi pasien, ungkap dr. Yufli.
Reporter : Erwin.
Editor : Diko.
