Kapoldasu Beserta Rombongan Kunjungi Pulau Terluar Kepulauan Nias - DikoNews7
MWFcLWN8MqpcNWt5NqpdNqB8M6MkyCYhADAsx6J=
MASIGNCLEANLITE103

Kapoldasu Beserta Rombongan Kunjungi Pulau Terluar Kepulauan Nias


DikoNews7 | Nias - 

Kapolda Sumatera Utara Irjen Pol Agus Andrianto melakukan pengecekan kondisi masyarakat dan keamanan pulau-pulau terluar di Kepulauan Nias.

Dengan menggunakan speedboat, Jenderal bintang dua tersebut tiba di pulau Asu, Kecamatan Sirombu, Kabupaten Nias Barat Sumatera Utara. Minggu (15/9).

"Kita cek keamanan masyarakat dan pulau-pulau ini kan penting. Dari kondisi masyarakatnya, pariwisata, keamanan, bahaya narkoba hingga kebutuhannya," kata Agus.

Agus menjelaskan, setelah berdialog dengan warga lokal dan pengelola resort, ternyata untuk meningkatkan minat wisatawan baik dari Indonesia maupun Internasional agar lebih banyak berkunjung cukup dengan memperbaiki infrastrukturnya seperti jalan yang layak, pelabuhan, mental masyarakat hingga akses internet.

Nantinya setelah menyerap aspirasi masyarakat, pihaknya akan menyampaikan laporan kepada pimpinan dan pemerintah baik pusat maupun daerah.

"Kalau wisatawan mau meningkat yang datang maka kebutuhannya harus di fasilitasi program pemerintah sudah jelas, mempromosikan wisata hingga ke kancah internasional," ujarnya.

Menurut Agus, semakin banyak wisatawan yang datang maka secara otomatis akan meningkatkan PAD dan ekonomi warga sekitar.

"Kalau memungkinkan dan bisa, kita juga akan mendirikan pos Polairud. Dan mendorong adanya puskesmas atau klinik kesehatan," ujarnya.

Dalam kunjungannya, Kapolda juga didampingi pejabat utama yakni Dirpamovit Kombes Heri Subiansuri, Dir Krimum Kombes Andi Rian, Dir Krimsus Kimbes Roni S dan Kabid Humas Kombes Tatan D Atmaja.

Sementara itu, pengelola pulau Asu, Steve warga Amerika Serikat menjelaskan kunjungan wisatawan biasanya terjadi pada bulan April hingga September, dimana saat itu cuaca mendukung untuk bermain di pantai hingga surving.

Dalam satu musim tersebut, kunjungan bisa mencapai 120 wisatawan dari berbagai negara seperti Amerika Latin, Australia, Jerman, Italia hingga Eropa.

"Ya mereka bisa 10 hari berlibur di pulau ini dengan berbagai aktifitas. Selain pesona alam dan kenyamanan, wisatawan juga surving dan diving," tutupnya.

Reporter : Asen
Editor : Sapta

Share This Article :
Dikonews7
4518356910882902657
close