Rakernas I PDIP, Megawati Ingin Setiap Perempuan Jangan Pernah Merasa Terpinggirkan, Perempuan Juga Jangan Merasa Selalu Berada di Belakang - DikoNews7
MWFcLWN8MqpcNWt5NqpdNqB8M6MkyCYhADAsx6J=
MASIGNCLEANLITE103

Rakernas I PDIP, Megawati Ingin Setiap Perempuan Jangan Pernah Merasa Terpinggirkan, Perempuan Juga Jangan Merasa Selalu Berada di Belakang


DN7 | Jakarta -  

Megawati membuka Rakernas I PDIP yang dimulai hari Jum'at tanggal 10 hingga 12 Januari di Jalan Expo, Kemayoran, Jakarta Pusat. 

Rakernas I PDIP yang dihadiri sekitar 4.371 peserta dengan tema "Solid Bergerak Wujudkan Indonesia Negara Industri Berbasis Riset dan Inovasi Nasional, dan Strategi Jalur Rempah dalam Lima Prioritas Industri Nasional untuk Mewujudkan Indonesia Berdikari".

Rakernas yang dihadiri sejumlah menteri kabinet Indonesia Maju yakni, Menteri BUMN Erick Thohir, Ketua Wantimpres Wiranto, Ketua Umum partai Gerindra Prabowo Subianto, Ketua Umum Muhamadiyah Din Syamsudin, dan Ketua MPR Bambang Soesatyo. Jum'at (10/1/2020). 

Dalam pidatonya, Ketua Umum Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP), Megawati Soekarnoputri menyinggung isu perempuan. Megawati meminta agar para perempuan Indonesia lebih percaya diri dan berusaha keras agar menghasilkan prestasi besar. 

"Anak-anakku yang disini, saya selalu menegaskan, jangan merasa perempuan itu ditakdirkan untuk tidak bisa berprestasi," ucap mantan Presiden RI ke-5.

Ia (Megawati, red) ingin agar setiap perempuan jangan pernah merasa terpinggirkan, perempuan juga jangan merasa selalu berada di belakang.

Menurutnya, wanita tidak hanya sekedar menjadi ibu yang melahirkan anak dan bertugas memasak makanan. Perempuan memiliki hak untuk bicara serta berperan dalam bidang apapun.

"Pada kenyataanya saya dapat membuktikan menjadi nomor satu Presiden, menjadi nomor satu wakil presiden, menjadi nomor satu ketua umum partai sampai hari ini," terang Putri Presiden RI pertama.

Kemudian, Megawati mengungkapkan dirinya baru kembali dari Tokyo setelah menerima gelar doktor kehormatan bidang kemanusiaan. Baginya, salah satu pesan utama dari pemberian gelar itu adalah bahwa perempuan Indonesia bisa berprestasi. Tandasnya. (Asen, rel)

Editor : Sapta


Share This Article :
Dikonews7
4518356910882902657
close