PPK Hanya Ngomong Doang, Janji Mau Perbaiki Namun Nihil Sampe Saat Ini



DN7 | Langkat - Proyek rehabilitasi Puskesmas Pembantu (Pustu) Pekan Gebang, Kelurahan Pekan Gebang, Kecamatan Gebang, Kabupaten Langkat, sudah selesai dan rampung dikerjakan sekitar 4 bulan yang lalu.

Namun, proyek yang dikerjakan oleh CV Cahaya ini, masih menimbulkan tanda tanya, dimana dibeberapa bagian bangunan dianggap bermasalah, seperti kayu kusen pintu yang hingga kini belum di ganti.

Hal ini tentunya menjadi perhatian dan tanda tanya, ada apa dengan proyek rehabilitasi Pustu ini, padahal, biaya rehabilitasi Pustu ini terbilang cukup besar untuk sebuah bangunan berukaran sekitar 6x7 meter, dengan dana Rp 199.770.000 yang bersumber dari dana APBD Dinas Kesehatan Kabupaten Langkat TA 2019.

Pratama (45) salah seorang warga mengatakan, dengan dana sebesar itu seharusnya Pemerintah sudah dapat membuat bangunan baru dengan ukuran yang sama, bandingkan dengan rumah baru tipe 36 untuk perumahan dengan luas yang sama, dananya pasti jauh lebih murah dari rehab gedung pustu ini.

"Dananya terbilang besar, namun direhab hanya beberapa bagian saja, malahan kayu kusen pintu yang di pakai juga tidak berkualitas, dengan dana sebesar itu seharusnya sudah dapat bangunan baru", ucapnya kepada Dikonews7.com. Selasa (1/4/20) sore.

Sementara itu, Limin Ginting selaku Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Dinas Kesehatan Kabupaten Langkat saat dikonfirmasi beberapa waktu lalu, mengatakan, jika proyek ini masih dalam masa perawatan, jika ada kekurangan wajib di betulkan, dan permasalahan ini akan segera di perbaiki, ucapnya saat itu.

Selain kusen, seng dan paving block yang menjadi perhatian, beberapa ruangan dan kamar mandi yang berada di bagian belakang bangunan, tidak ikut di rehab, padahal masih merupakan satu bangunan."Kita heran, kenapa ruangan belakang Pustu tidak ikut direhab, padahal itu satu bangunan, kan aneh kalau di lihat", tambah Pratama. (Kurnia02)

Editor : Sapta



No comments

Powered by Blogger.