Sinabung Kembali Erupsi, Tinggi Kolom Capai 1500 M - DikoNews7
MWFcLWN8MqpcNWt5NqpdNqB8M6MkyCYhADAsx6J=
MASIGNCLEANLITE103

Sinabung Kembali Erupsi, Tinggi Kolom Capai 1500 M


FOTO : Gunung Sinabung (29/10).

DN7 | Karo -
 
Aktivitas Gunung Api Sinabung tampaknya masih belum akan berhenti dalam waktu lama, dengan terus mengalami erupsi. Kamis (29/10/2020) pagi, gunung api yang terletak di Kabupaten Karo ini kembali mengalami erupsi dengan mengeluarkan guguran awan panas.


Kepala Pos Pantau Gunung Api Sinabung, Armen Putra mengatakan, erups yang berlangsung sekitar pukul 07.59 WIB itu menciptakan tinggi kolom sejauh 1.500 meter,dengan guguran awan panas terpantau sejauh 2.000 meter. 

"Dan abu vulkanis Gunung Sinabung  terpantau di bawa angin menuju timur-tenggara," kata Armen.

Dalam kondisi ini, maka di masa liburan panjang, Armen mengimbau warga untuk tidak memasuki zona merah Gunung Sinabung. 

"Karena aktivitas Gunung Sinabung masih sangat tinggi dan sewaktu-waktu dapat erupsi, kita imbau masyarakat tidak masuk zona merah," ucapnya.

Salah satu kawasan yang dilarang  petugas  untuk didatangi  masyarakat yang ingin berlibur adalah Danau Lau Kawar, Kabupaten Karo.

"Karena lokasinya berada di kaki Gunung Sinabung, jadi wilayah tersebut masuk dalam zona berbahaya," imbau Armen.

Saat ini Gunung Sinabung masih berada pada status level III atau siaga. Kepada masyarakat, Armen mengimbau untuk selalu waspada.

"Masyarakat dan pengunjung/wisatawan agar tidak melakukan aktivitas pada desa-desa yang sudah direlokasi, serta lokasi di dalam radius radial 3 Km dari puncak Gunung Sinabung, serta radius sektoral 5 Km untuk sektor selatan-timur, dan 4 km untuk sektor timur-utara," jelas Armen. 

Jika terjadi hujan abu, masyarakat diimbau memakai masker bila keluar rumah untuk mengurangi dampak kesehatan dari abu vulkanik. Mengamankan sarana air bersih serta membersihkan atap rumah dari abu vulkanik yang tebal agar tidak roboh.

"Masyarakat yang berada dan bermukim di dekat sungai-sungai yang berhulu di Gunung Sinabung agar tetap waspada terhadap bahaya lahar,"  pungkasnya. 
 
Reporter : Tim@red
Editor : Diko
Share This Article :
dikonews7
4518356910882902657
close