Sungai Aek Kanopan Meluap, Ratusan Rumah Warga Di Terjang Banjir


FOTO : Banjir melanda pemukiman warga di Kabupaten Labuhanbatu Utara, Sumatera Utara, (25/10).


DN7 | Labura -
 
Banjir merendam pemukiman warga di Kecamatan Kualuh Hulu, Kabupaten Labuhanbatu Utara (Labura), Sumatera Utara (Sumut), Minggu 25/10/2020.
 
Ratusan rumah warga yang berada di bantaran sungai Aek Kanopan habis direndam banjir dengan ketinggian 1,3 meter. Banjir disebabkan hujan yang turun dengan intensitas tinggi sehingga sungai tidak dapat menampung debit air hingga meluap. 
 
Pantauan media, banjir diduga terjadi akibat tata kelola lingkungan yang buruk, di antaranya sistem drainase belum terkoneksi baik. Saluran air juga tidak berfungsi dengan baik akibat penumpukan sampah dalam sistem drainase.

Selain kurangnya kesadaran masyarakat dalam menjaga lingkungan dan pemeliharaan saluran drainase, banjir juga dipicu akibat masih berlangsungnya proses pembalakan liar (ilegal logging) terutama di sejumlah lokasi di hulu sungai.

Menurut informasi, banjir tersebut setidaknya merendam 500 unit rumah warga dan yang terparah berada di dua titik, yaitu di kampung Tarutung dan Tanah Rendah.

"Benar, lebih kurang 500 rumah. Banjir terjadi dari tadi pagi, Banjir disebabkan hujan deras tinggi, ditambah banjir kiriman dari gunung di hulu sungai Aek Kanopan sehingga Sungai meluap, kami kira tidak naik makanya kami bertahan dirumah tapi lama-lama hingga jam 14.30 wib air tetap bertambah makanya kami pun mengungsi ketempat saudara" kata ibu Suriani (47), salah seorang warga Tanah Rendah.

Dia menjelaskan, selain merendam rumah warga, banjir juga merendam rumah ibadah, ternak, areal persawahan, lahan pertanian, kendaraan dan juga banyak kolam ikan milik warga yang gagal panen akibat terjangan banjir tersebut.
 
BPBD, TNI dan Polri serta masyarakat membantu evakuasi warga di sejumlah titik yang aman. Sejumlah warga juga sudah mengungsi ke tempat yang tak tergenang air seperti masjid dan rumah sanak famili warga sekitar.
 
 
Reporter : SS/OT/FIK
 
Editor : Diko

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel