Pembangunan Gerai KDMP Desa Padang Genting Terus Berjalan


DikoNews7 +

Pembangunan Gerai Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) Desa Padang Genting, Kecamatan Talawi, Batu Bara, masih terus berjalan, Jum'at (23/01/2026). 

Kepala Desa Padang Genting, Suhaimi mengatakan, pengerjaan ini dilaksanakan oleh PT. Agrinas / Kementerian Umum menargetkan kepada kontraktor di bawah pengawasan Dandim untuk menyiapkan fisik Gerai KDMP Desa Padang Genting. 

"KDMP Desa Padang Genting salah satu dari 10 KDMP yang akan dilonching oleh Pemerintah pada bulan Februari / Maret 2026, " ujarnya. 

Lebih lanjut Suhaimi menyebutkan, tahap yang paling dan krusial adalah tahap operasional dan persiapan pengelolaan yang meliputi : 

Serah Terima dari PT. Agrinas kepada KDMP Desa Padang Genting diikuti dengan pemeriksaan fasilitas seperti Cold Storage, Mesir Kasir digital, Kenderaan Operasional dan fasilitas. 

Pengisian Inventaris (Stoking) dengan bahan pangan atau bahan kebutuhan pokok yang bekerja sama Bulog, BUMN pangan atau mitra lainnya. 

Pelatihan SDM dan Manajemen bagi pengurus KDMP Desa Padang Genting terkait tata kelola Gerai Modern, Sistem Keuangan dan penggunaan Teknologi informasi (Digitalisasi). 

Pengurus KDMP mulai mengakses Permodalan dari Perbankan Milik Negara (Himbara) untuk modal usaha. 

Memastikan legalitas dan administrasi KDMP seperti NIB, NPWP serta legalitas Badan Hukum KDMP. 

Peresmian dan operasional KDMP Desa Padang Genting yang rencananya akan lonching oleh Presiden / Gubernur pada Bulan Februari atau Maret. 

"Kami dari Pemerintahan Desa (Pemdes) Padang Genting kepada pengurus KDMP untuk mencurahkan perhatiannya untuk mengembangkan Koperasi, " harapnya. 

Di katakan Suhaimi, kedepannya KDMP ini lah menjadi urat Nadi Pendapatan Asli Desa, karena untuk mengembangkan KDMP Pemerintahan mengalokasikan 70 % lebih Anggaran Dana Desa (ADD) untuk pengembangan KDMP selama 6 Tahun ke depan. 

Dan mulai Tahun 2026 ini desa hanya menerima DD sebesar 200 juta. Jika pengurus KDMP Desa Padang Genting tidak serius menjalankan tugas ini sama saja pengurus KDMP secara tidak langsung menghentikan urat nadi pembangunan desa, lanjut Kades. 

Profit atau keuntungan dari KDMP tersebut 20 % akan menjadi Pendapatan Asli Desa dan 80 % akan di kembalikan menjadi anggota KDMP sebagai keuntungan menjadi anggota KDMP Desa berharap kepada pengurus KDMP untuk meyakinkan masyarakat menjadi anggota KDMP, pihak Desa pun tidak tinggal diam, kami pun sudah meyakinkan masyarakat untuk menjadi anggota KDMP, imbuhnya. 

"Kami yakin KDMP ini akan berhasil, karena Presiden kami lihat sangat serius tentang hal ini salah satunya adalah semua barang yang disubsidi pemerintah wajib KDMP dan tidak akan dijual di tempati lain, seperti gas 3 kg tidak lagi di olah di tempat pangkalan gas, begitu juga dengan beras, minyak makan dan gula," ungkap Kades Suhaimi. 

KDMP juga akan mengelolah Unit Usaha Simpan Pinjam dan kalau kami cermati modal simpan pinjam ini berasal dari uang Pangkal dan Simpanan Wajib Anggota KDMP, paparnya. 

KDMP juga menyediakan apotik untuk obat / farmasi subsidi, dan KDMP juga menyediakan Klinik Kesehatan dengan fasilitas satu orang Dokter. 

Setelah proses pembangunan selesai, Koperasi Desa (Kopdes) Merah Putih akan segera di resmikan agar dapat langsung dimanfaatkan oleh masyarakat. 

Peresmian tersebut untuk memastikan bangunan yang telah selesai dapat segera beroperasi, tukasnya. 

Reporter : Erwin.

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel