Aksi Demo Jilid II, Fraksi Resmi Laporkan Kades Indrayaman ke Kejari Batu Bara
DikoNews7 -
Sejumlah massa menamakan diri Forum Rakyat Akuntabilitas (Fraksi) Batu Bara, kembali menggelar aksi unjuk rasa (unras) Jilid II di Kantor Desa Indrayaman, Kecamatan Talawi, Batu Bara, Senin (09/02/2026).
Ini merupakan lanjutan dari unras sebelumnya yang menuntut transparansi Pemerintah Desa (Pemdes) dalam pengelolaan Anggaran Dana Desa (ADD), seperti Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) masyarakat yang diduga tidak di setor kepada negara.
Dalam orasinya Fandi menyampaikan, kami hadir disini adalah bentuk kekecewaan terhadap Kades Indrayaman yang di duga tidak mampu bekerja dengan baik dalam memimpin pemerintahan desa Indrayaman.
Sambung Ridho Hamdani, kami melihat Kades Indrayaman ketakutan akan adanya aksi demontrasi, kalau memang Kades Indrayaman tidak melakukan kesalahan tindakan korupsi ngapain harus takut.
Sementara itu, Jumarik dalam teriak orasinya menyebutkan kami siap menunjukkan bukti-bukti dugaan tindakan korupsi yang di lakukan Kades Indrayaman.
Lebih lanjut Jumarik mengatakan, adanya dugaan penyelewengan dana PBB untuk kepentingan pribadi, masyarakat sudah membayar PBB tetapi pihak dari Kades tidak menyetor ke pusat.
"Dan bukan hanya itu adanya temuan pembangunan jalan ADD diduga fiktif. Kami menilai Kades Indrayaman kurang transparan terhadap masyarakat dan fasilitas umum di salah gunakan untuk kepentingan pribadi," ucap Jumarik.
Kami menduga Kades Indrayaman membungkam suara masyarakat yang ingin bersuara dengan dalih, siapa yang ikut unras PKH dan segala
bantuan akan saya hapuskan, tukas Jumarik.
Amatan media, dalam aksi jilid II, kembali massa aksi membawa spanduk bertuliskan "Meminta Kejari Batu Bara Memanggil Kepala Desa Indrayaman".
Hingga berita ini di turunkan, belum ada pernyataan resmi dari Kades Indrayaman.
Sementara itu, massa masih bertahan menunggu jawaban yang jelas dari pihak Pemdes Indrayaman.
Reporter : Erwin.
