Warga Besitang Resah, Air Limbah Dapur SPPG Genangi Halaman Warga


DikoNews7 -

Warga Lingkungan IV, Kelurahan Kampung Lama , Kecamatan Besitang, Kabupaten Langkat, Sumut, mulai resah dengan limbah dari salah satu dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang berada disekitar lokasi.

Pasalnya, air limbah dari dapur Makan Gizi Gratis (MBG) ini diduga tidak dikelola dengan baik, hingga merembes dan menggenangi halaman rumah warga, namun pihak pengelola terkesan tutup mata dan membiarkan keadaan ini.

Desi Zalianti, salah seorang warga mengatakan, air limbah dari dapur MBG telah lama merembes dan menggenangi halaman samping rumahnya, tidak tinggal diam, dirinya juga sudah melaporkan  keadaan ini ke pihak pengelola, namun hingga sejauh ini belum ada tanda-tanda akan benahi.

"Dapur SPPG ini milik yayasan Surya Berkah Semesta, masalah ini sudah saya sampaikan kepada pengawas SPPG Pak Riduan agar diperbaiki, namun sampai saat ini dibiarkan begitu saja, coba lihat, airnya sudah menggenangi halaman samping rumah saya dan sudah seperti sawah," ucapnya. Sabtu (25/04/2026).

Lebih lanjut dikatakannya, kita tidak iri dengan usaha mereka dan kita juga mendukung program pemerintah, namun jika usaha itu merugikan warga sekitar dan mencemari lingkungan, itu harus ditindak dan harus dipertanggungjawabkan, pungkasnya.

Diketahui, pembuangan air limbah cair secara langsung ke lingkungan tanpa melalui Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL) adalah pelanggaran dan ini sesuai dengan aturan lingkungan hidup.

Sementara itu, peraturan Badan Gizi Nasional (BGN) Nomor 1 Tahun 2026 mengatur tentang kewajiban Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) dalam mengelola sisa pangan, sampah, dan air limbah domestik dari Program Makan Bergizi Gratis (MBG). 

Aturan ini bertujuan menjaga higiene dan lingkungan dengan pendekatan ekonomi sirkular, mencakup perencanaan, pemantauan, dan pelaporan, serta menerapkan sanksi administratif bagi pelanggar. 

Jadi jelas dikatakan, SPPG wajib mengelola sisa pangan (segar/olahan) dan limbah domestik (nonkakus dan kakus) secara higienis.

Sementara itu, guna mengklarifikasi permasalahan yang terjadi, Ridwan selaku pimpinan yayasan Surya Berkah Semesta pengelola dapur SPPG Kampung Lama Besitang, saat di konfirmasi wartawan via pesan aplikasi WhatsApp, hingga berita ini di muat belum juga memberi jawaban. (Kurnia02)

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel