Pemkab Batu Bara Genjot Percepatan Pembangunan Fasilitas RSUD H OK Arya Zulkarnain
DikoNews7 -
Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Batu Bara dibawah kepemimpinan Bupati H. Baharuddin Siagian dan Wakil Bupati (Wabup) Syafrizal terus menunjukkan komitmennya dalam mewujudkan layanan kesehatan yang berkualitas, Rabu (08/04/2026).
Salah satu nyata dari komitmen tersebut adalah di mulainya pembangunan pengembangan fasilitas fisik Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) H. OK Arya Zulkarnain dengan mengalokasikan anggaran sebesar Rp. 4.443.703.813.00 bersumber dari Dana Alokasi Khusus (DAK) Kabupaten Batu Bara Tahun Anggaran (T.A) 2026.
Untuk pembangunan gedung baru Nicu senilai Rp. 1.140.000.000, kemudian pembangunan Ruangan Cathlab senilai Rp. 2.171.965.289.00 serta pembangunan Picu sebesar Rp. 1.131.738.524.00.
Kualitas layanan kesehatan merupakan fondasi penting untuk mewujudkan masyarakat yang lebih sehat dan produktif.
Percepatan pembangunan fasilitas RSUD H. OK Arya Zulkarnain menjadi contoh nyata komitmen Pemkab Batu Bara dalam meningkatkan kesejahteraan rakyat melalui sektor kesehatan.
Menurut keterangan Pejabat Pelaksana Teknis Kegiatan (PPTK), Kolel menjelaskan manfaat dari pembangunan Ruangan Cathlab adalah prosedur kateterisasi jantung yang lebih aman dan efektif, seperti Diagnostik penyakit jantung koroner, Angioplasti untuk membuka arteri yang tersumbat, pemasangan stent untuk menjaga arteri tetap terbuka, dan mengurangi risiko komplikasi jantung.
Dengan peralatan canggih dan tim medis yang terlatih, Cathlab membantu meningkatkan kualitas hidup pasien, lanjutnya.
Manfaat pembangunan Picu adalah menyediakan perawatan intensif untuk anak-anak yang sakit berat, seperti pemantauan ketat tanda-tanda vital, dukungan pernapasan dan sirkulasi serta pengelolaan sakit dan pengobatan perawatan khusus untuk kondisi kritis.
"Pembangunan Picu untuk membantu meningkatkan kualitas hidup anak-anak yang sakit berat, " sebut PPTK.
Sementara itu, Lagimin (57) warga Tembung, Medan, selaku tukang menyebutkan pembangunan gedung baru Nicu, Cathlab dan Picu memasuki tahap penggalian pondasi.
Reporter : Erwin.
Editor : Diko.
