Tanggul Paluh Subur Hamparan Perak Jebol, Warga Terpaksa Mengungsi
DikoNews7 -
Bencana. banjir kembali menghantui warga Dusun I Paluh Subur, Desa Paluh Kurau, Kecamatan Hamparan Perak, Kabupaten Deli Serdang.
Tanggul penahan air di wilayah tersebut dilaporkan jebol dua kali dalam waktu berdekatan, memaksa puluhan warga meninggalkan rumah dan bertahan di tenda-tenda darurat dengan kondisi serba terbatas, Sabtu (11/4/2026).
Pantauan di lokasi, para pengungsi hidup dalam kekhawatiran. Selain ancaman banjir susulan, minimnya fasilitas dasar seperti air bersih berpotensi memicu munculnya wabah penyakit.
Situasi ini menuntut respons cepat dan konkret dari pemerintah daerah.
“Awalnya tanggul pecah saat banjir besar kemarin. Lalu jebol lagi menjelang Lebaran,” ungkap Aruan (69), warga setempat yang kini mengungsi bersama keluarganya ke lokasi yang lebih tinggi dengan membangun tempat tinggal seadanya.
Kondisi serupa dialami Lae Hutabarat (44). Rumahnya terendam banjir, memaksanya bertahan di tenda darurat berbahan plastik bekas.
“Tenda seadanya saja, Bang. Dari sisa plastik. Mudah-mudahan tidak rusak diterpa angin,” ujarnya dengan nada cemas.
Kerusakan tanggul ini bukan sekadar persoalan infrastruktur, melainkan ancaman serius bagi keselamatan warga. Jika tidak segera diperbaiki, dampaknya dipastikan meluas.
Terlebih saat fenomena pasang laut atau banjir rob yang oleh warga setempat disebut “pasang permadani” datang, potensi bencana bisa meningkat drastis.
Saat ini, banjir memang masih terfokus di Dusun I Paluh Subur. Namun warga khawatir, jika tanggul dibiarkan rusak, air akan merembet ke dusun lain.
Skenario terburuknya, ratusan hingga ribuan rumah bisa ikut terendam.
Situasi ini menjadi alarm keras bagi Pemerintah Kabupaten Deli Serdang. Penanganan darurat, perbaikan tanggul, serta pemenuhan kebutuhan dasar warga seperti air bersih dan layanan kesehatan tidak bisa lagi ditunda.
Jika lambat ditangani, bencana ini berpotensi berubah menjadi krisis kemanusiaan yang lebih luas. (ro)
