Lapas Labuhan Ruku Gelar Tes Urine Petugas & WBP, Perketat Pengawasan Narkoba
DikoNews7 -
Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Labuhan Ruku terus perkuat pengawasan guna menciptakan lingkungan Pemasyarakatan yang bersih dari penyalahgunaan narkoba.
Salah satu langkah konkret yang di lakukan yakni pelaksanaan penyuluhan bahaya narkoba dan tes urine terhadap petugas dan Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP), Jum'at (08/05/2026).
Kegiatan tersebut merupakan bagian dari rangkaian komitmen nyata Lapas Labuhan Ruku dalam mendukung program Pemasyarakatan Bersih dari narkoba serta menciptakan lingkungan pembinaan yang aman dan bebas dari penyalahgunaan zat terlarang.
Dalam pelaksanaannya, Lapas Labuhan Ruku menghadirkan Tim BNNK Batu Bara sebagai nara sumber penyuluhan.
Pada kesempatan tersebut, Aidil Rangkuti memberikan pemahaman mendalam mengenai dampak negatif penyalahgunaan narkoba, baik dari sisi kesehatan, sosial, maupun konsekuensi hukum yang ditimbulkan.
Dalam penyampaiannya, Aidil Rangkuti menegaskan bahwa narkoba tidak hanya merusak kesehatan fisik dan mental, tetapi juga mampu menghancurkan masa depan individu serta lingkungan di sekitarnya.
Sembari Ia juga mengajak seluruh Warga Binaan untuk menjadikan masa pembinaan di Lapas sebagai momentum perubahan diri menuju kehidupan yang lebih baik dan bebas dari narkoba.
Selain itu, Aidil juga mengingatkan adanya modus baru penyebaran narkoba melalui penggunaan vape.
Ia menyampaikan agar masyarakat, khususnya Warga Binaan, mulai menghentikan penggunaan vape karena selain berpotensi disalahgunakan, kebijakan pelarangan penggunaan vape juga akan segera diterbitkan.
Lanjutnya, jangan sampai vape dijadikan media penyalahgunaan narkoba. Saat ini sudah banyak modus baru yang memanfaatkan vape sebagai sarana penyebaran narkotika.
Untuk itu, kami mengimbau agar penggunaan vape dihentikan demi menjaga kesehatan dan menghindari penyalahgunaan, tegas Aidil.
Para Warga Binaan tampak antusias mengikuti kegiatan tersebut. Hal ini terlihat dari interaksi aktif serta berbagai pertanyaan yang diajukan selama sesi penyuluhan berlangsung.
Kegiatan ini diharapkan dapat meningkatkan kesadaran serta memperkuat komitmen Warga Binaan untuk menjauhi narkoba dan menjalani proses pembinaan dengan baik.
Sebelumnya, Kalapas Labuhan Ruku, Hamdi Hasibuan menegaskan bahwa narkoba merupakan ancaman serius yang dapat menghancurkan masa depan seseorang.
Oleh karena itu, Kalapas Hamdi mengingatkan seluruh Warga Binaan maupun petugas untuk tidak pernah mencoba menggunakan narkoba dalam bentuk apa pun.
Narkoba sangat berbahaya dan dapat menghancurkan masa depan. Jangan pernah coba-coba menggunakannya karena dampaknya bukan hanya kepada diri sendiri, tetapi juga keluarga dan lingkungan sekitar, bebernya.
Kegiatan di lanjutkan dengan tes urine terhadap 61 orang petugas dan 51 WBP yang diawasi langsung oleh Tim BNNK Batu Bara. Dari hasil pemeriksaan yang dilakukan, seluruh peserta dinyatakan negatif narkoba.
Melalui kegiatan ini, Kalapas Hamdi mengungkapkan komitmennya dalam menciptakan lingkungan pemasyarakatan yang bersih dari narkoba, handphone ilegal, dan praktik penipuan online, sekaligus memperkuat sinergi bersama Aparat Penegak Hukum (APH) dan stakeholder terkait.
Reporter : Erwin.
Editor : Diko.
