Pengadaan Bed Crank di RSUD H OK Arya Zulkarnain Diduga Jadi Lahan Korupsi


DikoNews7 -

Bukan hanya pelayanan yang kerap menjadi sorotan di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) H. OK Arya Zulkarnain, masalah pengadaan alat kesehatan (Alkes) Tahun Anggaran (T.A) 2026 juga tak lepas dari sorotan. 

Salah satu item pengadaan barang yang harga satuannya berkisar Rp 13 jutaan diduga menjadi Rp 40 jutaan, itu tak pelak memunculkan tanda tanya. 

Pengadaan Bed Crank (tempat tidur pasien) sebanyak 45 buah berbeda-beda jenisnya dan variatif harganya. 

Tidak hanya Bed Crank, diduga pengadaan Alkes di RSUD H. OK Arya Zulkarnain di monopoli dengan PT. Makmur dan PT. Danur. 

Terkait hal itu, Kepala Sub Bagian Keuangan RSUD H. OK Arya Zulkarnain Heriani Susita dalam keterangan saat di konfirmasi di Aula RSUD, Senin (21/09/2026) dengan singkat mengatakan, saya hanya sebatas pembayaran.

Terkait pengadaan, kontrak dan nama CV maupun PT tanya aja langsung sama Direktur atau pun Kolel, sebutnya.

Hingga berita ini di turunkan, Plt. Direktur RSUD H. OK Arya Zulkarnain, dr. Yufli maupun Kolel belum berhasil di konfirmasi terkait pengadaan Alkes berupa Bed Crank tersebut. 

Reporter : Erwin. 

Editor : Diko.

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel