Polres Belawan dan Densus 88 Kembali Grebek Rumah Terduga Teroris di Jalan Canang Kering - Diko News

Polres Belawan dan Densus 88 Kembali Grebek Rumah Terduga Teroris di Jalan Canang Kering


DN7 | Belawan - Terkait bom bunuh diri di Mapolrestabes Medan pada Rabu (13/11) kemarin, Polres Pelabuhan Belawan dan Densus 88 tadi pagi jum'at (15/11) menggrebek lokasi tempat pelaku merakit bom di Jalan Tambak Lingkungan 20, Kelurahan Canang Kering, Kecamatan Medan Belawan. 

Dari lokasi penggrebekan, polisi kembali mendapat informasi alamat Sofian, pelaku bom di Jalan Cicalengka Gg 5, Jalan Jawa Kel. Belawan 2, Kec. Medan Belawan.

Sebelum penggrebekan, Sofian dan istrinya bernama Dian berhasil melarikan diri 1 hari sebelum di grebek Densus 88. Dilrumah tersangka, polisi menyita barang bukti cairan yang diduga untuk merakit bom dan 1 unit sepeda motor. Ujar Kepala Lingkungan 14 kepada awak media ini. Jum'at (15/11) sore. 


Sebelumnya diberitakan, Aparat kepolisian Polres Pelabuhan Belawan dan Densus 88 kembali temukan tempat persembunyian teroris. Di lokasi inilah para pelaku merakit bom bunuh diri  di Jalan Tambak Lingkungan 20, Kelurahan Canang Kering, Kecamatan Medan Belawan. 


Pantauan awak media ini dilokasi, para pelaku diduga merakit bom dibawah pohon yang berlobang seperti terowongan dan diduga dilokasi tersebut masih ada sisa bom rakitan. 

Informasi yang diperoleh, tadi malam Reskrim Polres Pelabuhan Belawan kembali menangkap 2 tersangka bernama Aris dan Fadli sekira pukul 21.00 Wib dan 1 pelaku berhasil melarikan diri. Ucap Anggota Polres Pelabuhan Belawan, yang enggan dicatut namanya kepada dikonews7.com. jum'at (15/11) sekira pukul 10.00 Wib. 

Sewaktu di konfirmasi, anggota Polres Pelabuhan Belawan membenarkan hal tersebut. "Iya benar, semalam ada dilakukan penangkapan terhadap 3 orang di duga jaringan teroris dan yang diamankan sebanyak 2 orang atas nama Aris dan Fadli, namun 1 orang berhasil melarikan diri". Ujarnya.

Saat ini personil Polres Pelabuhan Belawan sedang sterilkan lokasi yang diduga tempat merakit bom, karena di duga masih ada barang aktif berbahaya yang berada di dalam gubuk tersebut. Tandasnya. (Boim)

Editor : Sapta



No comments

Powered by Blogger.
close