Diduga di Mark Up Proyek Rehab Pustu Gebang Menuai Kritik - DikoNews7
MWFcLWN8MqpcNWt5NqpdNqB8M6MkyCYhADAsx6J=
MASIGNCLEANLITE103

Diduga di Mark Up Proyek Rehab Pustu Gebang Menuai Kritik


DN7 | Langkat - 

Usai di rehabilitasi, hingga saat ini Puskesmas Pembantu (Pustu) Pekan Gebang, Kecamatan Gebang Kabupaten Langkat, masih menjadi pergunjingan masyarakat sekitar.

Pasalnya anggaran sebesar RP 199.770.000, yang digelontorkan Pemerintah bersumber dari APBD 2019 Dinas Kesehatan Kabupaten Langkat, untuk rehab Pustu ukuran 6x7 meter dianggap tidak memenuhi standar, diduga ada penyalahgunaan anggaran sehingga merugikan keuangan Negara.

Hal ini disampaikan, Bambang Tri Admaja dari Lembaga Swadaya Masyarakat Investigasi Tipikor Korwil Langkat, saat ditemui di lokasi Pustu Gebang. Jumat (24/1/20), dirinya mengatakan, dengan dana sebesar itu untuk rehab gedung ukuran 6x7 meter, seharusnya dapat menggunakan bahan yang berkualitas.

Dari temuan dilapangan, pemasangan kusen pintu dan jendela diindikasi menggunakan bahan kayu sembarang dengan kualitas yang tidak bagus, dimana kayu kusen pintu dalam dipenuhi lubang dan retak.

Selain itu, paving block untuk lantai halaman juga menjadi perhatian, karena terlihat terlalu tipis sehingga kekuatannya diragukan, diduga paving block ini bukan produksi pabrik melainkan dari cetakan rumahan, bahkan cara pemasangannya terlihat asal jadi, begitu ditimbun pasir langsung dipasang paving block, ucap Bambang.

Dirinya juga menambahkan, bangunan ini milik Pemerintah yang akan dimanfaatkan oleh masyarakat banyak, seharusnya dibuat dengan sebaik mungkin, sehingga dapat bertahan lama dan masyarakat puas dengan hasil pembangunan yang dikerjakan.

Dari hasil investigasi dilapangan dan keterangan warga sekitar, kita minta proyek Rehabilitasi yang dikerjakan CV Cahaya ini untuk diperiksa, karena kita menduga ada penyalahgunaan anggaran (mark up), nantinya berdasarkan bukti yang ada, atas nama Lembaga LSM Investigasi Tipikor kita juga akan membuat laporan tertulis yang akan kita sampaikan ke pihak yang berwajib, jelas Bambang Tri Admaja,

Sementara itu Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Dinas Kesehatan Kabupaten Langkat Limin Ginting, saat dikonfirmasi beberapa waktu lalu mengatakan, jika proyek ini masih dalam masa perawatan, jika ada kekurangan wajib dibetulkan, dan permasalahan ini akan segera diperbaiki, ucapnya. (Kurnia02)

Editor : Sapta



Share This Article :
Dikonews7
4518356910882902657
close