Header

Warga Padang Tualang dan Pengguna Jalan Keluhkan Kondisi Jalan Rusak dan Berdebu

Foto : Truck galian C melintas di Jalan Padang Tualang

DikoNews7 -

Warga Kecamatan Padang Tualang, Kabupaten Langkat, yang tinggal disepanjang jalan Padang Tualang, mengeluhkan kondisi jalan yang rusak dan berdebu. Kamis (24/6/21).

Kerusakan jalan diakibatkan banyaknya truck bertonase besar mengangkut material galian C, baik sirtu maupun tanah timbun, yang diperuntukan untuk memenuhi kebutuhan produksi pabrik pengolahan sirtu dan proyek pembangunan jalan tol.

"Jika panas material sisa pengakutan baik di truck maupun yang jatuh di jalan akan menimbulkan abu dan membuat jalanan menjadi berdebu, jika hujan jalanan akan menjadi licin dan rawan terjadinya kecelakaan, seperti kemarin, warga kita tewas digilas truck akibat kendaraannya slip dijalan yang rusak dan licin," ucap Tarigan (38) warga Desa Padang Tualang, Kecamatan Padang Tualang.

Dampak jalanan berabu, tidak hanya mengganggu pengguna jalan, abu juga menempel disetiap sudut rumah warga yang dapat mengganggu kesehatan warga.

"Banyaknya truck pengangkut galian tanah timbun, membuat rumah kita dipenuhi abu dan mengganggu kesehatan terutama pernapasan," ucap Misni (35) ibu rumah tangga yang tinggal disekitar jalan Padang Tualang.

Dari pantauan di lapangan, terlihat beberapa truck bertonase besar pengangkut material galian C dan mengangkut material proyek pembangunan jalan tol Binjai - Aceh melintas di jalan Padang Tualang.

Selain menimbulkan abu yang berdampak pada kesehatan masyarakat, dibeberapa titik ruas jalan juga ditemui kerusakan yang rawan akan kecelakaan, dimana dilokasi juga terlihat truck yang dimodifikasi guna menyiram jalanan yang berdebu.

"Kita harap, pemerintah melihat keadaan ini, dan lebih serius menangani masalah pengangkutan galian C yang menimbulkan abu hingga berdampak pada kesehatan masyarakat, apalagi kita menduga, banyak lokasi galian C tidak memiliki izin yang diperuntukan untuk proyek jalan tol," ucap Tarigan menambahkan. 

Reporter : Kurnia02

Editor : Diko

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel