Header

Petugas Sengaja Biarkan Sampah Menumpuk dan Menimbulkan Bau Tak Sedap?

 

Foto : Tumpukan sampah di jln nelayan sengaja di biarkan. (Erwin)

DikoNews7 -

Masyarakat keluhkan sampah yang menumpuk di badan jalan Nelayan Kelurahan Tanjung Tiram, Kecamatan Tanjung Tiram, Kabupaten Batu Bara, Kamis 26/8/2021.

Salah seorang pedagang di pasar tersebut kepada DikoNews7, Rabu (25/08) mengatakan, kewajiban kami sebagai pedagang dalam membayar retribusi sudah di penuhi sebesar 2 ribu rupiah setiap harinya. Namun, sejak tanggal 17 Agustus sampai sekarang ini, sampah belum juga diangkut oleh petugas kebersihan.

“Ketika kami pertanyakan hal ini, petugas menyampaikan jika sampah itu memang sengaja tidak di angkut agar para pedagang merasa tidak nyaman dan pindah berjualan kelapak yang sudah di sediakan,“ ucap Dahlia warga Desa Suka Maju.

Dahlia mengatakan, dirinya sudah pernah berjualan selama 10 hari di lokasi tersebut, namun tidak laku, makanya para pedagang tidak ingin pindah ke lokasi tiu, sebutnya.

“Yang salah ini pembeli, karena pembeli tidak mau belanja di sana, sementara belanja di boom lengkap ada ikan serta sayur, sehingga pedagang tidak ada yang mau berjualan di sana,“ ungkap Dahlia.

Berjualan disana atau di Pasar Inpres Tanjung Tiram nyatanya rugi, padahal anak mau sekolah dan SPP tetap di bayar juga setiap bulan walaupun tidak sekolah.

“Sebetulnya kami berjualan di becek-becek ini jijik, tetapi disini pula yang laku, dan habis,“ imbuhnya.

Ia berharap kepada Bupati Batu Bara Zahir, tolonglah kami, dan jangan buat kami begini dan cari solusinya yang terbaik,“ pinta Dahlia.

Sementara itu Herman pedagang ikan basah merasa sangat terganggu dengan bau busuk dari tumpukan sampah yang di khawatirkan menimbulkan penyakit itu, selain sampah yang menumpuk  juga becek dan menutupi badan jalan.

“Saat berjualan harus berlapang dada karena setiap hari harus mencium bau tidak sedap, tapi mau gimana lagi,“ ungkap Herman.

Reporter : Erwin

Editor : Diko

 

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel