Kasus Penggelapan Dana PIP Memanas, Oknum BPD Tandem Hilir II Diduga Intimidasi Warga


DikoNews7 -

Kasus dana Program Indonesia Pintar (PIP) Desa Tandem Hilir II terus memanas.

Persoalan bantuan pendidikan warga tak mampu tersebut terakhir mengintimidasi warga Kecamatan Hamparan Perak.

Intimidasi diduga dilakukan oleh oknum BPD Desa Tandem Hilir II bernama Ariadi kepada warga Boiran yang disebut-sebut atas suruhan dari Ketua PPK Hamparan Perak Arif. 

"Mereka berdua datang dan menekan saya. Bapak seorang petani jadi harus pikir-pikir dulu nanti bisa kami laporkan kembali," kata Ariadi ditirukan Boiran. 

Infonya Sabtu (3/2/2024) yayasan Delisha Desa Tandem Hilir II mengundang para wali murid untuk sosialisasi PIP. 

Namun saat di lokasi Delisha para wali murid diiming-imingi kuliah gratis bagi siswa yang telah tamat sekolah. 

Sebelumnya ratusan siswa dimobilisasi untuk mencairkan dana PIP di Bank BNI Cabang Petisah dan BNI Cabang Stabat Langkat senilai Rp 1 juta. 

Ketua BPD Desa Tandem Hilir II Dian Hadi ST mengatakan belum mengetahui persoalan adanya intimidasi yang diduga dilakukan anggotanya kepada warga. 

"Nanti kita tanyakan dulu kepada anggota BPD Desa Tandem Hilir II terkait adanya dugaan intimidasi terhadap warga," ucap Dian Hadi ST. 

Sementara kuasa hukum Boiran, Salimah SH MH sangat menyayangkan tindakan oknum BPD Tandem Hilir II yang diduga mengintimidasi klien nya.

"Saya akan melakukan upaya hukum kepada siapa saja yang melakukan intimidasi kepada klien saya", ucap Salimah dengan tegass. (Red)

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel