Banjir Surut, Ratusan Rumah di Pekan Labuhan Terbenam Lumpur dan Sampah
DikoNews7 -
Setelah debit air berangsur surut, kawasan pemukiman di Kelurahan Pekan Labuhan kini menghadapi masalah baru: lumpur tebal dan material sampah yang menggenangi ratusan rumah warga.
Kondisi pascabanjir ini tidak hanya mengganggu aktivitas harian, tetapi juga menimbulkan potensi risiko kesehatan dan keselamatan.
Lumpur dengan ketebalan hingga belasan sentimeter menutupi lantai rumah, halaman, serta akses jalan lingkungan. Sejumlah barang milik warga seperti perabot, elektronik, dan dokumen penting rusak dan tidak dapat digunakan kembali.
Warga terpaksa membersihkan rumah secara manual karena belum ada bantuan peralatan maupun petugas kebersihan di lokasi.
“Air sudah surut, tapi yang tertinggal justru lebih berat. Lumpur ini susah dibersihkan dan jadi sarang kuman,” ungkap Sulaiman, warga terdampak yang tampak membersihkan rumahnya dengan alat seadanya.
Masyarakat berharap pemerintah dan pihak terkait segera turun tangan dengan mengerahkan bantuan teknis, peralatan pembersihan, serta layanan kesehatan untuk mencegah dampak lanjutan pascabanjir.
Banjir di Pekan Labuhan terjadi setelah intensitas hujan tinggi memicu luapan Sungai Deli, merendam ratusan rumah sejak dua hari lalu.
Meskipun air telah kembali ke aliran sungai, bekasnya masih menyisakan pekerjaan berat bagi warga. (Dik)
