Massa Datangi Kantor Desa Indrayaman, Wajah Kades Pucat & Tangan Gemetar
DikoNews7 -
Sejumlah warga dan mahasiswa mendatangi Kantor Kepala Desa (Kades) Indrayaman pada Senin (19/01/2025).
Massa datang dengan membentangkan spanduk dan poster terpampang luas di publik dengan bertuliskan "Copot Kades Indrayaman".
Kades Indrayaman, Kholil yang terkenal arogan terlihat wajah yang pucat dan tangan gemetaran saat menerima aksi unjuk rasa (unras) mahasiswa.
Unras mahasiswa turut disaksikan seluruh perangkat desa dan pihak keamanan dari Polsek Labuhan Ruku saat unras berlangsung.
Massa unras menuntut transparansi Pemerintah Desa (Pemdes) Indrayaman dalam pengelolaan Anggaran Dan Desa (ADD) seperti Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) masyarakat yang diduga tidak disetorkan kepada negara.
Pantauan di lokasi, salah satu orator menyebutkan kades Indrayaman diduga tidak terbuka dalam mengelola Dana Desa (DD) dan membiarkan perangkat desa menyelewengkan uang pajak milik masyarakat.
Kami meminta transparansi Kades dalam mengelola DD yang kami duga adanya kegiatan-kegiatan fiktif, teriak orator yang mengatas namakan mahasiswa.
Disisi lain, warga setempat turut mendukung aksi unras yang diduga Kades Indrayaman hanya janji manis membangun jalan hanya sekedar janji manis saat mengemis suara.
Aku capek bang lihat jalan gini-gini aja, bangunan jalan ini semasa Kades yang lama, dan Kades yang sekarang ini hanya janji manis untuk membangun jalan, pada hal jalan ke rumah aku dekat dari desa ini, ucap MY.
Lanjut MY, emak-emak di sini sangat mendukung unras dari adek-adek mangatas namakan mahasiswa dan berharap Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Batu Bara harus turun tangan agar uang negara tidak di permainkan.
Di tempat yang sama Kades Indrayaman menyambut baik unras tersebut dan menyatakan bahwa DD yang di kelolah sudah terealisasikan dengan baik.
Seluruh DD sudah di kelolah dengan baik, bahkan sudah di periksa Inspektorat dan saya berharap unras / demo hari ini jangan cacat administrasi, sebab saya menilai surat yang masuk belum akurat dan terkesan main-main, tukas Kades Kholil.
Reporter : Erwin.
