Membahayakan, Pelajar di Kabupaten Batubara Bergantungan di Angkutan Umum & Betor


DikoNews7 -

Pemandangan pelajar yang bergantungan di mobil angkutan umum masih di jumpai di sejumlah jalan di Kabupaten Batu Bara. 

Selain bergantungan di pintu, tak jarang pelajar juga tampak menjejal atap mobil mengabaikan keselamatan mereka sendiri. 

Pantauan media, Senin (27/04/2026), setiap jam pergi dan pulang sekolah di temui puluhan pelajar SMP menumpangi angkutan umum. 

Fenomena ini menimbulkan keprihatinan dari berbagai pihak, kondisi ini mencerminkan persoalan besar, lemahnya pengawasan serta kurangnya fasilitas transportasi yang memadai bagi pelajar. 

Namun, yang menakutkan adalah, aksi siswa yang duduk di atas atap angkutan umum tersebut. 

Tanpa menghiraukan keselamatan, para pelajar duduk di atas atap angkutan umum saat pergi dan pulang sekolah. 

Risiko kecelakaan yang selalu mengintai seolah-olah tak menjadi masalah bagi pelajar berseragam putih biru itu. 

Kebiasaan ini bukan hanya membahayakan nyawa para pelajar, tetapi juga melanggar aturan lalu lintas dan menunjukkan adanya pembiaran dari pihak terkait. 

Pemandangan serupa, Selasa (28/04/2026) ketika jam bel sekolah berbunyi, para pelajar di salah satu sekolah di Kabupaten Batu Bara ini berbondong-bondong keluar dari gedung sekolah. 

Beberapa diantara mereka ada yang pulang dengan jemputan, berjalan kaki berkelompok dan sebagian dari mereka menggunakan jasa becak bermotor (betor) yang ngentem di depan gedung sekolah. 

Pemandangan ini tergolong lazim terlihat, ketika becak dengan muatan lebih membawa penumpang melintas di jalan besar usai pulang sekolah. 

Para pelajar yang pergi dan pulang sekolah dengan kenderaan roda tiga ini sepertinya sudah terbiasa dengan keadaan tersebut terpaksa mereka lakukan karena keterbatasan sarana transportasi. 

Reporter : Erwin. 

Editor : Diko.

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel