Proyek Milyaran Rupiah di RSUD H OK Arya Zulkarnain Jadi Sorotan


DikoNews7 -

Proyek pembangunan ruangan Cathlab dan Picu di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) H. OK Arya Zulkarnain menuai sorotan.

Pekerjaan yang menelan anggaran milyaran rupiah dari Dana Alokasi Khusus (DAK) Kabupaten Batu Bara Tahun Anggaran (T.A) 2026 dan nyaris tanpa pengawasan. 

Proyek yang digarap oleh CV. Mahmud Gemilang dengan Konsultan Pengawas CV. Puri Indah Konsultan itu memiliki kontrak selama 150 hari kalander. 

Begitu juga CV. Ridho Pratama dengan Konsultan Pengawasa CV. Albirru Konsultan memiliki masa pelaksana selama 150 hari kalender. 

Salah satu tokoh pemuda Batu Bara, Zul Illa menyesalkan lemahnya tanggung jawab penyedia jasa mau pun konsultan pengawas dalam menjaga kualitas bangunan. 

"Jangan hanya kejar keuntungan lalu abaikan mutu pekerjaan. CV. Ridho Pratama dan CV. Mahmud Gemilang harus di awasi betul, begitu pula konsultan pengawas yang jelas-jelas melalaikan tugas," ujarnya. 

Lebih lanjut, ia menilai minimnya pengawasan menimbulkan tanda tanya besar, dinas terkait harus segera ambil langkah tegas. 

Pembangunan gedung Cathlab dan Picu sejatinya bertujuan untuk meningkatkan layanan kesehatan di RSUD H. OK Arya Zulkarnain, namun jika pelaksanaannya di warnai lemahnya pengawasan, maka niat baik tersebut bisa berubah menjadi catatan buruk bagi pengelola proyek, bebernya.

Ia berharap, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Batu Bara melalui dinas terkait segera turun tangan untuk memastikan proyek senilai milyaran rupiah itu berjalan sesuai prosedur dan tidak menyalahi aturan. 

Pantauan media, Senin (13/04/2026) pihak penyedia jasa maupun konsultan pengawas tidak terlihat di lokasi proyek. 

Hingga berita ini di turunkan, belum ada keterangan resmi yang dapat di peroleh dari pihak terkait. 

Reporter : Erwin. 

Editor : Diko.

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel