Sholihin : Peredaran Narkotika di Masyarakat Semakin Mengkhawatirkan


DikoNews7 -

Diduga maraknya peredaran narkotika jenis sabu di tengah masyarakat kini semakin mengkhawatirkan. 

Berbagai kalangan, mulai dari remaja hingga orang dewasa menjadi sasaran empuk dari penyalahgunaan barang haram tersebut. 

Kondisi ini bukan hanya mengancam kesehatan, tetapi juga masa depan generasi bangsa. 

Hal ini di katakan Ketua Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah (STIT) Batu Bara, Sholihin kepada media, Minggu (26/04/2026). 

Menurutnya, kondisi ini bukan hanya mengancam kesehatan tetapi juga masa depan generasi bangsa. 

"Sabu di ketahui memiliki dampak yang sangat berbahaya bagi tubuh, terutama merusak fungsi otak dan menyebabkan ketergantungan yang tinggi," ujarnya. 

Lanjut Sholihin, banyak pengguna yang akhirnya kehilangan arah hidup, terjerumus dalam tindakan kriminal, bahkan merusak hubungan dengan keluarga dan lingkungan sekitar. 

Tidak sedikit kasus yang menunjukkan bahwa penyalahgunaan sabu berujung pada penangkapan oleh pihak Aparat Penegak Hukum (APH) hingga harus menjalani hukuman penjara, bebernya.

Hal ini tentu menjadi peringatan keras bahwa narkoba bukanlah jalan keluar dari masalah, melainkan awal dari kehancuran. 

Lebih lanjut, Sholihin menyampaikan himbauan kepada seluruh generasi muda agar menjauhi narkoba. 

Ia berharap bahwa peran Mahasiswa sebagai agen perubahan sangat penting dalam memerangi penyalagunaan narkotika. 

Selain itu, Sholihin juga meminta kepada APH agar lebih tanggap dalam memberantas peredaran sabu di wilayah Kabupaten Batu Bara. 

Ia menekankan bahwa penanganan tidak hanya berfokus pada pengguna, tetapi juga harus menyasar para bandar dan jaringan pengedar.

Sebagai generasi penerus bangsa, kita harus berani mengatakan tidak pada sabu. Jangan sampai masa depan kita hancur hanya karena coba-coba. 

Mari kita jaga diri, lingkungan, dan saling mengingatkan agar terhindar dari bahaya narkoba, cetusnya. 

Sembari Ia juga mengajak seluruh elemen masyarakat, khususnya kalangan pelajar dan mahasiswa, untuk aktif dalam kegiatan positif yang dapat membangun karakter dan menjauhkan diri dari pengaruh negatif.

Oleh karena itu, masyarakat diimbau untuk lebih waspada dan berani mengatakan tidak terhadap narkoba, khususnya sabu. 

Peran keluarga, lingkungan, serta pendidikan sangat penting dalam mencegah penyebaran dan penggunaan zat berbahaya ini. 

"Mari bersama-sama menjaga diri, keluarga, dan masa depan dengan menjauhi narkoba," ucapnya. 

Katakan tidak pada sabu, demi kehidupan yang lebih baik dan masa depan yang cerah, tandasnya. 

Reporter : Erwin. 

Editor : Diko.

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel